OLAHRAGA

Drama Penalty Memukau: Real Sociedad Raih Copa del Rey ke-4 Usai Kemenangan Dramatis atas Atletico Madrid

×

Drama Penalty Memukau: Real Sociedad Raih Copa del Rey ke-4 Usai Kemenangan Dramatis atas Atletico Madrid

Share this article
Drama Penalty Memukau: Real Sociedad Raih Copa del Rey ke-4 Usai Kemenangan Dramatis atas Atletico Madrid
Drama Penalty Memukau: Real Sociedad Raih Copa del Rey ke-4 Usai Kemenangan Dramatis atas Atletico Madrid

Bedah Berita – Berita Terkini dan Terpercaya Indonesia – 19 April 2026 | Sabtu, 18 April 2026, stadion La Cartuja di Sevilla menjadi saksi akhir pekan penuh ketegangan dalam dunia sepak bola Spanyol. Real Sociedad berhasil mengangkat trofi Copa del Rey yang keempat setelah menaklukkan Atletico Madrid lewat adu penalti dengan skor akhir 4-3, setelah kedua tim berakhir imbang 2-2 pada waktu normal dan perpanjangan waktu.

Gol pembuka terjadi dalam hitungan detik pertama pertandingan. Ander Barrenetxea mencetak gol tercepat dalam sejarah final Copa del Rey, hanya 14 detik setelah peluit pertama, memanfaatkan sundulan setelah umpan silang dari Gonçalo Guedes. Kejutan ini langsung menempatkan Real Sociedad unggul dan menambah tekanan pada tamu.

📖 Baca juga:
Prediksi Final Copa del Rey 2026: Atletico Madrid vs Real Sociedad, Siapa yang Akan Raih Rekor Baru?

Atletico Madrid tidak tinggal diam. Pada menit ke-18, Ademola Lookman menyamakan kedudukan berkat assist dari Antoine Griezmann. Gol kedua untuk Atletico menambah intensitas laga, namun Real Sociedad kembali memimpin pada menit ke-45+1 melalui penalti yang dieksekusi Mikel Oyarzabal, memperpanjang keunggulan menjadi 2-1 menjelang jeda babak pertama.

Babak kedua menyaksikan aksi balasan Atletico Madrid yang dipimpin oleh Julian Alvarez. Pada menit ke-83, Alvarez berhasil mencetak gol penyama kedudukan, memaksa perpanjangan waktu. Selama 30 menit tambahan, kedua tim berusaha mencetak gol penentu, namun kiper masing-masing, Juan Musso (Atletico) dan Unai Marrero (Real Sociedad), berhasil mempertahankan gawang mereka.

Dengan hasil 2-2 setelah 120 menit, pertandingan berlanjut ke adu penalti. Real Sociedad memulai eksekusi dengan Barrenetxea yang gagal menembak, namun Oyarzabal mengeksekusi penalti ke-2 dengan tenang, mengembalikan keunggulan tim Basque. Atletico Madrid menjawab dengan Nico González yang berhasil mengeksekusi penalti ke-1, diikuti oleh Luka Sucic yang menambah satu gol lagi untuk Real Sociedad.

Urutan penalti selanjutnya menambah ketegangan: Thiago Almada (Atletico) dan Aihen Muñoz (Real Sociedad) keduanya berhasil mengeksekusi, menjadikan skor 3-2 untuk Real Sociedad. Alex Baena (Atletico) dan Pablo Marín (Real Sociedad) menutup seri masing-masing, namun Alexander Sørloth (Atletico) dan Orri Óskarsson (Real Sociedad) gagal menembak, menegaskan kemenangan Real Sociedad dengan 4-3.

📖 Baca juga:
Drama di Metropolitano: Atletico Tahan Balik Serangan Barcelona, Raphinha Minta Maaf atas Gestur Kontroversial

Berikut rangkaian eksekusi penalti secara lengkap:

  • Atletico Madrid – Nico González (gol)
  • Real Sociedad – Ander Barrenetxea (gagal)
  • Atletico Madrid – Luka Sucic (gol)
  • Real Sociedad – Mikel Oyarzabal (gol)
  • Atletico Madrid – Thiago Almada (gol)
  • Real Sociedad – Aihen Muñoz (gol)
  • Atletico Madrid – Alex Baena (gol)
  • Real Sociedad – Pablo Marín (gol)
  • Atletico Madrid – Julian Alvarez (gagal)
  • Real Sociedad – Orri Óskarsson (gagal)

Kemenangan ini tidak hanya menambah koleksi trofi Real Sociedad, tetapi juga menorehkan sejarah baru. Pelatih kepala Pellegrino Matarazzo, asal Amerika Serikat, menjadi manajer pertama dari negara tersebut yang memenangkan trofi besar di Eropa. Prestasi ini menegaskan peningkatan kualitas kepelatihan internasional di Liga Spanyol.

Secara historis, final Copa del Rey 1987 menjadi referensi penting, di mana Real Sociedad juga mengalahkan Atletico Madrid lewat adu penalti setelah skor 2-2. Dengan mengulang kemenangan tersebut, Real Sociedad menegaskan dominasinya dalam kompetisi domestik dan menambah kebanggaan bagi para pendukungnya yang hadir dalam jumlah besar di stadion.

Statistik penting dari pertandingan ini mencakup total tembakan: Atletico Madrid 12, Real Sociedad 11; penguasaan bola hampir seimbang, dengan Real Sociedad sedikit lebih menguasai 52% dibandingkan 48% Atletico. Kartu kuning dicatat sebanyak lima kartu, tiga untuk Real Sociedad (Oyarzabal, Jon Gorrotxategi, Aritz Elustondo) dan dua untuk Atletico Madrid (Le Normand, Juan Musso).

📖 Baca juga:
Thiago Almada Dihukum Red Card, Atletico Madrid Terpuruk, dan Rencana Transfer Brandt Mengguncang Musim

Keberhasilan Real Sociedad di Copa del Rey 2025/26 menambah catatan gemilang klub, mengukuhkan gelar keempat mereka di turnamen tersebut. Di sisi lain, Atletico Madrid harus menerima kekalahan pahit setelah menampilkan permainan yang konsisten namun tak cukup untuk mengamankan tiga poin dalam laga final.

Dengan drama yang berlangsung dari menit pertama hingga adu penalti yang menegangkan, final ini akan dikenang sebagai salah satu pertandingan paling seru dalam sejarah Copa del Rey. Kedua tim menunjukkan semangat juang tinggi, namun pada akhirnya Real Sociedad berhasil mengendalikan tekanan dan membawa pulang trofi kemenangan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *