OLAHRAGA

Drama 2-2 Bournemouth vs Leeds: VAR Kontroversial, Kritik Iraola, dan Tuntutan Striker Baru

×

Drama 2-2 Bournemouth vs Leeds: VAR Kontroversial, Kritik Iraola, dan Tuntutan Striker Baru

Share this article
Drama 2-2 Bournemouth vs Leeds: VAR Kontroversial, Kritik Iraola, dan Tuntutan Striker Baru
Drama 2-2 Bournemouth vs Leeds: VAR Kontroversial, Kritik Iraola, dan Tuntutan Striker Baru

Bedah Berita – Berita Terkini dan Terpercaya Indonesia – 24 April 2026 | Pertandingan Premier League antara Bournemouth dan Leeds United pada Rabu (23 April 2026) berakhir dengan skor imbang 2-2 di Vitality Stadium. Kemenangan yang seharusnya dapat mengangkat Bournemouth ke posisi enam klasemen berubah menjadi drama panjang karena keputusan VAR yang menolak gol Evanilson pada menit ke-93. Kontroversi tersebut memicu reaksi keras dari pemain dan pelatih Cherries, sekaligus menimbulkan perdebatan di kalangan suporter.

Sejak menit ke-60, Bournemouth memimpin lewat gol Eli Junior Kroupi. Delapan menit kemudian, James Hill menambah keunggulan tim tuan rumah dengan gol bunuh diri setelah menerima umpan silang dari Wilfried Gnonto. Kedua gol tersebut menimbulkan optimisme bagi pendukung Cherries bahwa mereka akan mengamankan tiga poin penting untuk menguatkan posisi di zona Eropa.

📖 Baca juga:
Panduan Lengkap Kick Streaming Premier League: Cara Tonton Live Brighton vs Chelsea, Man City vs Arsenal, dan Derby Merseyside

Pada menit ke-85, Rayan (Rayan Cherki) mengembalikan keunggulan Bournemouth menjadi tiga gol setelah memanfaatkan peluang dari serangan balik. Namun, Leeds United tidak menyerah. Sean Longstaff menyamakan kedudukan pada menit ke-90 dengan tembakan keras ke sudut kanan gawang, menambah tekanan pada kedua tim menjelang akhir laga.

Kontroversi memuncak di menit ke-93 ketika Evanilson mengeksekusi tendangan yang tampak menjebol gawang. VAR menilai pemain tersebut berada di posisi offside karena lengan dan bahunya berada di depan Pascal Struijk pada saat tembakan. Keputusan tersebut menimbulkan protes keras dari kapten Cherries, Ryan Christie, yang mengunggah screenshot keputusan VAR di Instagram dengan caption, “Can we score with arms now?”.

Pelatih Bournemouth, Andoni Iraola, juga tak menahan emosinya. Ia menyatakan kepada media bahwa keputusan VAR menghilangkan peluang bagi timnya untuk melaju ke posisi enam dan menambah beban mental pemain menjelang pertandingan-pertandingan berikutnya. Iraola menegaskan bahwa tim membutuhkan striker tambahan untuk memperkuat lini serang, mengingat kecenderungan tim sering gagal menutup peluang di menit-menit krusial.

📖 Baca juga:
Mohamed Salah Akhiri Era di Liga Champions: Warisan, Momen Legendaris, dan Tantangan Transfer Liverpool

Di sisi Leeds, manajer Daniel Farke memberikan pujian kepada tim atas ketangguhan mental mereka. Ia menyoroti kontribusi Sean Longstaff yang mencetak gol penentu pada menit ke-97, meningkatkan total poin Leeds menjadi 40—angka yang biasanya cukup untuk memastikan keselamatan di liga. Farke juga mengungkapkan alasan strategis mengapa Evanilson diganti pada babak pertama, menekankan pentingnya rotasi pemain dalam menghadapi jadwal padat.

Berbagai suara suporter juga menambah warna pada pertandingan ini. Dari kalangan fans Bournemouth, Chris menilai timnya seharusnya menang dengan selisih tiga atau empat gol dan menuntut penambahan penyerang baru. Terry mengapresiasi performa Jimenez dan menilai VAR sebagai musuh utama. Sementara itu, fans Leeds, seperti David, memuji ketangguhan timnya dan menyoroti gol spektakuler Sean Longstaff sebagai bukti semangat Yorkshire.

Berikut rangkuman komentar fans yang disorot:

📖 Baca juga:
Mourinho Kembali ke Premier League? Newcastle United Jadi Kandidat Utama
  • Chris (Bournemouth): “Kami mendominasi, banyak peluang, namun offisial merusak dua poin kami!”
  • Terry (Bournemouth): “Penampilan bagus, tapi VAR menghalangi kami.”
  • John (Bournemouth): “Gol Evanilson tidak sah, itu jelas tangan!”
  • David (Leeds): “Leeds tak pernah menyerah, kami menunjukkan grit Yorkshire.”
  • Jim (Leeds): “Pertandingan keras, Longstaff pantas dipuji.”

Kombinasi keputusan VAR, kritik publik, dan kebutuhan taktis membuat pertandingan Bournemouth vs Leeds menjadi sorotan utama pekan ini. Kedua tim kini harus menyiapkan strategi untuk pertandingan selanjutnya. Bournemouth berusaha menambah opsi penyerang di bursa transfer musim panas, sementara Leeds menatap laga FA Cup semi final melawan Chelsea dengan kepercayaan diri tinggi berkat poin penting yang diraih.

Dengan 40 poin, Leeds berada di zona aman, namun masih harus memastikan hasil positif di kompetisi domestik lainnya. Sementara itu, Cherries harus mengatasi kekecewaan dan mengoptimalkan potensi skuad agar tidak terperosok ke zona degradasi.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *