Bedah Berita – Berita Terkini dan Terpercaya Indonesia – 21 Mei 2026 | Pemerintah Provinsi Jawa Tengah (Pemprov Jateng) secara resmi membuka Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) SMA, SMK, dan SLB Negeri Tahun Ajaran 2026/2027. Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi menegaskan bahwa pendidikan harus dapat diakses oleh seluruh lapisan masyarakat karena menjadi instrumen utama untuk meningkatkan kesejahteraan warga.
Luthfi menekankan bahwa proses SPMB harus bebas dari praktik titipan maupun permainan jalur masuk sekolah. Ia meminta seluruh pihak sekolah untuk menjaga integritas dan fokus mencetak sumber daya manusia unggul untuk mendukung kebutuhan industri dan investasi di Jawa Tengah.
Kepala Dinas Pendidikan Jawa Tengah, Sadimin, mengungkapkan bahwa daya tampung sekolah negeri di Jawa Tengah tahun ini masih terbatas. Dari total 567.500 lulusan SMP sederajat, sekolah negeri baru mampu menampung sekitar 231.724 siswa atau 40,83 persen.
Untuk mengatasi keterbatasan tersebut, Pemprov Jateng menyiapkan program Sekolah Kemitraan dengan 139 SMA dan SMK swasta bagi siswa dari keluarga kurang mampu. Sekitar 5.000 anak dari keluarga miskin akan dibiayai APBD Provinsi Jawa Tengah melalui program Sekolah Kemitraan.
Sementara itu, di Jawa Barat, Pemerintah Provinsi Jawa Barat juga membuka program Sekolah Maung dalam pelaksanaan Seleksi Penerimaan Murid Baru (SPMB) 2026. Program ini menjadi salah satu transformasi sekolah unggulan di Jawa Barat dengan sistem seleksi berbasis prestasi tanpa jalur zonasi.
Calon peserta didik lulusan SMP/MTs/Sederajat pada tahun berjalan atau tahun sebelumnya dan berusia paling tinggi 21 tahun pada 1 Juli 2026 dapat mendaftar. Pendaftaran akun siswa dilakukan pada 18-22 Mei 2026, sedangkan pendaftaran Sekolah Maung dilakukan pada 25-29 Mei 2026.
Pemerintah Provinsi Jawa Barat berharap Sekolah Maung dapat menjadi pusat pendidikan unggulan berbasis prestasi. Dengan demikian, siswa dari berbagai daerah di Jawa Barat tetap memiliki peluang mendaftar selama memenuhi syarat prestasi yang ditentukan.
Kesimpulan, pelaksanaan SPMB 2026 di Jawa Tengah dan Jawa Barat memiliki beberapa kesamaan dan perbedaan. Keduanya menekankan pentingnya pendidikan yang berkualitas dan adil untuk semua siswa, tanpa memandang latar belakang ekonomi atau geografis.











