Pendidikan

Pemprov Banten Fokus Pada Penyelesaian SPMB dan Pengembangan Sektor Pertambangan Rakyat

×

Pemprov Banten Fokus Pada Penyelesaian SPMB dan Pengembangan Sektor Pertambangan Rakyat

Share this article
Pemprov Banten Fokus Pada Penyelesaian SPMB dan Pengembangan Sektor Pertambangan Rakyat
Pemprov Banten Fokus Pada Penyelesaian SPMB dan Pengembangan Sektor Pertambangan Rakyat

Bedah Berita – Berita Terkini dan Terpercaya Indonesia – 06 Juli 2026 | Pemerintah Provinsi Banten saat ini tengah fokus pada beberapa isu penting, termasuk penyelesaian Seleksi Penerimaan Murid Baru (SPMB) dan pengembangan sektor pertambangan rakyat. Dalam hal SPMB, Pemprov Banten menghadapi tantangan terkait tidak terisinya kuota jalur afirmasi akibat masalah data desil. Sekretaris Daerah Banten, Deden Apriandhi, menyatakan bahwa persoalan ini muncul pada tahap verifikasi administrasi, di mana sejumlah pendaftar jalur afirmasi dinyatakan tidak memenuhi syarat karena tidak memiliki kategori desil.

Untuk menyelesaikan masalah ini, Pemprov Banten bekerja sama dengan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan serta Dinas Sosial untuk mencari solusi. Deden Apriandhi membuka kemungkinan para siswa yang terkendala administrasi tetap bisa diterima apabila verifikasi lapangan membuktikan mereka berhak. Ia juga menegaskan bahwa persoalan data desil ini akan menjadi catatan penting bagi Pemprov Banten untuk memperbaiki sistem penerimaan siswa baru ke depannya.

📖 Baca juga:
Badan Kepegawaian Negara dan Polemik Guru Honorer

Di sisi lain, Pemprov Banten juga fokus pada pengembangan sektor pertambangan rakyat. Pemerintah daerah tengah menyusun pedoman Izin Pertambangan Rakyat (IPR) untuk 11 blok Wilayah Pertambangan Rakyat (WPR) bersama Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM). Langkah ini diambil untuk menjamin tata kelola dan manfaat ekonomi yang adil bagi masyarakat setempat. Kepala Dinas ESDM Banten, Ari James Faraddy, menyatakan bahwa penyusunan pedoman teknis ini ditargetkan rampung pada akhir tahun 2026.

Proses penyusunan pedoman IPR ini melibatkan kerja sama dengan Kementerian ESDM, yang diharapkan dapat menghasilkan regulasi yang komprehensif dan tidak membebani anggaran daerah. Tujuannya adalah memastikan bahwa setiap aspek pertambangan rakyat berjalan sesuai standar yang ditetapkan. Pemprov Banten juga menetapkan prioritas utama bagi warga lokal yang bermukim di sekitar lokasi tambang, dengan syarat utama memiliki Kartu Tanda Penduduk (KTP) setempat dan telah menetap minimal 10 tahun di wilayah tersebut.

📖 Baca juga:
Pengumuman UGM: 61 Persen Lulusan Kerja di Perusahaan Swasta, Berapa Gajinya?

Dalam konteks lain, Pemprov Banten juga memperbarui informasi tentang hasil seleksi SPMB Banten TA 2026/2027 SMAN jalur Prestasi Non Akademik. Calon murid baru dapat mengunjungi link resmi spmb.bantenprov.go.id untuk melihat hasil seleksi. Langkah-langkah untuk melihat hasil seleksi meliputi mengunjungi link tersebut, memilih Jenjang Sekolah Menengah Atas Negeri, lalu memilih Prestasi Non Akademik, dan kemudian mengklik Hasil Seleksi.

Secara keseluruhan, Pemprov Banten berupaya untuk meningkatkan kualitas pendidikan dan pengelolaan sumber daya alam di daerahnya. Dengan fokus pada penyelesaian SPMB dan pengembangan sektor pertambangan rakyat, diharapkan dapat membawa manfaat yang lebih besar bagi masyarakat Banten.

📖 Baca juga:
Tes CPNS dan Berbagai Jenis Tes Lainnya: Persiapan dan Tips

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *