HUKUM

Wakil Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia: Menguatkan Transformasi Digital dan Pendekatan Humanis

×

Wakil Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia: Menguatkan Transformasi Digital dan Pendekatan Humanis

Share this article
Wakil Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia: Menguatkan Transformasi Digital dan Pendekatan Humanis
Wakil Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia: Menguatkan Transformasi Digital dan Pendekatan Humanis

Bedah Berita – Berita Terkini dan Terpercaya Indonesia – 26 Mei 2026 | Wakil Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia (Wakapolri) Komisaris Jenderal Polisi Dedi Prasetyo menekankan pentingnya transformasi digital dan pendekatan humanis dalam kepolisian. Dalam acara Rakernis Densus 88 AT Polri Tahun Anggaran 2026, Wakapolri Dedi Prasetyo menyatakan bahwa ancaman keamanan saat ini saling berkaitan dan berpotensi ditiru dengan cepat karena pengaruh media sosial, jaringan ideologi, dan dinamika sosial masyarakat.

Menurut Wakapolri, perubahan pola ancaman harus diikuti dengan perubahan cara berpikir dan strategi penanganan. Ia menegaskan bahwa ancaman saat ini bergerak lebih cepat dibanding pola penanganan lama sehingga perlu dibangun kemampuan membaca gejala lebih awal, memperkuat pencegahan, dan meningkatkan ketahanan masyarakat.

📖 Baca juga:
Teror Pocong Menghebohkan Masyarakat: Antara Kebenaran dan Hoaks

Sementara itu, Kepala Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) Eddy Hartono menilai penguatan literasi digital, kontra narasi serta peningkatan daya tahan masyarakat menjadi langkah penting dalam menghadapi pola radikalisasi baru yang berkembang cepat melalui media sosial dan platform digital.

BNPT bersama Detasemen Khusus (Densus) 88 Antiteror Polri melakukan bedah buku berjudul "Gamifikasi Kekerasan dalam Teror Modern di Era Digital" sebagai bentuk respons strategis terhadap perubahan lanskap ancaman terorisme yang kini semakin berkembang di ruang digital.

📖 Baca juga:
Purnawirawan TNI Soroti Kebijakan LPDP, Penertiban Rumah Dinas, dan Ketegangan di Selat Hormuz: Dari Jakarta hingga Dunia

Di lain pihak, Menteri Hukum Supratman Andi Agtas menyebut rencana perpanjangan batas usia pensiun anggota Polri dalam revisi Undang-Undang Polri didasarkan pada aspek keadilan. Ia menjelaskan bahwa penyesuaian tersebut mempertimbangkan angka harapan hidup masyarakat yang semakin panjang.

Anggota Komisi III DPR RI, Cucun Ahmad Syamsurijal, menyampaikan sejumlah catatan terkait kiprah Polri menjelang peringatan Hari Bhayangkara ke-79. Ia menekankan bahwa transformasi internal yang dilakukan Polri harus terus diperkuat agar semakin sesuai dengan kebutuhan zaman dan harapan publik.

📖 Baca juga:
Ledakan Kereta Api di Pakistan, 24 Tewas dan Lebih dari 50 Luka-Luka

Dalam rangka peringatan Hari Bhayangkara ke-79, DPR dorong Polri perkuat transformasi digital dan pendekatan humanis. Hal ini sejalan dengan upaya Polri dalam meningkatkan kualitas pelayanan dan memperkuat kepercayaan masyarakat.

Kesimpulan, Wakil Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia menekankan pentingnya transformasi digital dan pendekatan humanis dalam kepolisian. Dengan demikian, Polri dapat meningkatkan kualitas pelayanan dan memperkuat kepercayaan masyarakat dalam menghadapi ancaman keamanan yang semakin kompleks.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *