HUKUM

Insiden Penembakan Sesama TNI di Palembang: Kasus yang Menggemparkan

×

Insiden Penembakan Sesama TNI di Palembang: Kasus yang Menggemparkan

Share this article
Insiden Penembakan Sesama TNI di Palembang: Kasus yang Menggemparkan
Insiden Penembakan Sesama TNI di Palembang: Kasus yang Menggemparkan

Bedah Berita – Berita Terkini dan Terpercaya Indonesia – 20 Mei 2026 | Insiden penembakan yang terjadi di Kafe Panhead, Palembang, pada Sabtu (16/5/2026) sekira pukul 02.30 WIB, telah menewaskan seorang prajurit TNI bernama Pratu Ferischal Alfarizky Albesa (23). Penembakan tersebut dilakukan oleh rekan sesama TNI, Sertu MRN, menggunakan senjata api rakitan jenis korek api.

Menurut informasi, insiden bermula saat Pratu BI dan Sertu MRN terlibat cekcok masalah pribadi yang berujung perkelahian. Dalam kondisi terpojok, MRN diduga mengeluarkan senjata api rakitan dan melepaskan tembakan yang mengenai Pratu Ferischal.

📖 Baca juga:
Presiden Prabowo Subianto Menyerahkan Alutsista Baru untuk TNI, Termasuk Jet Tempur Rafale dan Falcon 8X

Manajemen Kafe Panhead mengakui adanya kekurangan sistem keamanan terkait insiden penembakan. Metal detector yang terpasang di dalam kelab malam tidak mampu mendeteksi senjata api rakitan yang berbentuk seperti korek api dan dibawa masuk oleh pelaku.

Rekaman CCTV memperlihatkan saat korban dan tersangka masuk ke dalam kafe dan menjalani pemeriksaan keamanan oleh petugas keamanan beserta alat metal detector. Namun, sensor metal detector yang dipasang di pintu masuk ternyata tidak mendeteksi keberadaan senjata api rakitan yang dibawa pelaku penembakan ke dalam kafe.

📖 Baca juga:
Gaji Ke-13 PNS 2026: Jadwal Pencairan dan Besaran yang Diterima

Pihak TNI Kodam II Sriwijaya telah mengamankan Sertu MRN serta satu orang warga sipil berinisial JS. Motif penembakan disebut berasal dari selisih paham hingga terjadi cekcok mulut berujung penembakan.

Kuasa hukum Kafe Panhead, Andyka Andalan Utama, mengatakan pihak manajemen sangat menyayangkan insiden tersebut. Selama ini, sistem keamanan di lokasi hiburan malam itu telah dilakukan secara ketat. Namun, manajemen mengakui kecolongan dalam kasus ini karena benda yang diduga senjata rakitan berbentuk korek api itu dapat lolos dari pemeriksaan.

📖 Baca juga:
Evakuasi Jenazah PK-CFX di Sekadau: Ratusan Prajurit TNI Tempuh Medan Sulit, Keluarga Dapat Penutup yang Layak

Insiden penembakan ini telah menimbulkan kekhawatiran tentang keamanan di tempat-tempat hiburan malam. Manajemen Kafe Panhead berharap garis polisi yang masih terpasang di lokasi dapat segera dibuka agar operasional kafe bisa kembali berjalan normal, karena banyak karyawan yang menggantungkan hidup dari tempat usaha tersebut.

Kasus ini merupakan contoh bahwa keamanan di tempat-tempat hiburan malam harus ditingkatkan untuk mencegah insiden serupa terjadi di masa depan. Pemerintah dan pengelola tempat hiburan malam harus bekerja sama untuk meningkatkan sistem keamanan dan mencegah penyebaran senjata api ilegal.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *