Ekonomi

Transformasi Digital ASN: Kemenag Siap Integrasikan Gaji dan Tunjangan Melekat Lewat PPP

×

Transformasi Digital ASN: Kemenag Siap Integrasikan Gaji dan Tunjangan Melekat Lewat PPP

Share this article
Transformasi Digital ASN: Kemenag Siap Integrasikan Gaji dan Tunjangan Melekat Lewat PPP
Transformasi Digital ASN: Kemenag Siap Integrasikan Gaji dan Tunjangan Melekat Lewat PPP

Bedah Berita – Berita Terkini dan Terpercaya Indonesia – 12 Juni 2026 | Kementerian Agama akan menerapkan Platform Pembayaran Pemerintah (PPP) untuk pembayaran belanja pegawai dan common expenses. Platform pembayaran gaji dan tunjangan melekat (GTM) ini ditargetkan mulai digunakan pada Agustus 2026.

Tunjangan melekat adalah komponen penghasilan tambahan di luar gaji pokok yang diberikan secara pasti kepada pegawai (terutama Aparatur Sipil Negara/ ASN ) setiap bulannya. Tunjangan ini didasarkan pada status keluarga atau jabatan tertentu yang disandang pegawai, dan nominalnya tetap serta otomatis diterima mengikuti perhitungan persentase gaji pokok.

📖 Baca juga:
Menteri Agama Nasaruddin Umar: Pesantren Harus Jadi Ruang Paling Aman Bagi Anak

Kepala Biro Keuangan dan BMN Ahmad Hidayatullah mengatakan Kementerian Agama saat ini tengah menyelesaikan tahapan piloting implementasi PPP pada tujuh satuan kerja sebagai persiapan penerapan secara nasional. Melalui skema tersebut, pembayaran gaji dan tunjangan melekat akan dilakukan secara otomatis melalui interkoneksi antara sistem kepegawaian dan sistem perbendaharaan pemerintah.

Badan Kepegawaian Negara (BKN) juga menggencarkan digitalisasi manajemen ASN dan penguatan sistem merit. Kepala BKN Prof. Zudan Arif Fakrullah mengungkapkan bahwa jumlah ASN yang dikelola secara nasional kini mencapai sekitar 6,7 juta orang.

📖 Baca juga:
Tragedi ASN Papua Yemis Yohame Tertembak di Dekai: “Anak Saya Tidak Bersalah”

Pengembangan dan pelatihan kecerdasan artifisial atau artificial intelligence (AI) perlu disesuaikan dengan kebutuhan masing-masing sektor layanan agar pemanfaatannya lebih efektif dalam mendukung kinerja pemerintahan.

Di tengah ketidakpastian global yang dapat muncul dari berbagai arah, Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) memainkan peran yang sering kali luput dari perhatian publik. APBN sejatinya bukan sekadar daftar angka penerimaan dan pengeluaran negara, tetapi juga instrumen kebijakan yang menentukan bagaimana negara hadir di tengah masyarakat.

📖 Baca juga:
Gaji di Eropa dan Indonesia: Perbandingan yang Menarik

Kesimpulan, transformasi digital ASN dan penerapan PPP merupakan langkah maju dalam meningkatkan efisiensi dan efektifitas pengelolaan keuangan negara. Dengan demikian, diharapkan dapat meningkatkan kualitas pelayanan publik dan mendukung pembangunan nasional.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *