Politik

Anies Baswedan Siap Melenggang di Kontestasi Capres 2029, Apa yang Membuatnya Kuat?

×

Anies Baswedan Siap Melenggang di Kontestasi Capres 2029, Apa yang Membuatnya Kuat?

Share this article
Anies Baswedan Siap Melenggang di Kontestasi Capres 2029, Apa yang Membuatnya Kuat?
Anies Baswedan Siap Melenggang di Kontestasi Capres 2029, Apa yang Membuatnya Kuat?

Bedah Berita – Berita Terkini dan Terpercaya Indonesia – 29 Juli 2026 | Peta politik menuju Pemilihan Presiden (Pilpres) 2029 mulai memperlihatkan perbedaan jalur yang ditempuh dua mantan Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok dan Anies Baswedan. Ahok mengungkapkan keinginannya untuk menjadi Presiden Republik Indonesia, namun ia sendiri menyadari jalan menuju kursi calon presiden tidak mudah karena terbentur mekanisme politik yang mengharuskan dukungan partai.

Sementara itu, Anies Baswedan kini justru memiliki jalur politik yang lebih jelas setelah munculnya Partai Gerakan Rakyat (PGR) yang secara terbuka menyatakan akan mengusungnya sebagai calon presiden pada Pilpres 2029. Dalam podcast Helmy Yahya Bicara, Ahok menyebut jabatan presiden merupakan satu-satunya posisi yang memiliki kewenangan besar untuk melakukan perubahan mendasar terhadap negara.

📖 Baca juga:
Penembakan di Jamuan Trump: Pelaku Dicurigai Teradikalisasi, Dakwaan Kriminal Diumumkan

Pengamat politik Adi Prayitno menilai tidak ada lagi hambatan bagi siapapun, termasuk Anies Baswedan, untuk maju sebagai calon presiden di Pilpres 2029. Adi menjelaskan, Mahkamah Konstitusi (MK) telah resmi menghapus ambang batas pencalonan presiden atau presidential threshold 20%. Dengan demikian, setiap tokoh yang diusung partai politik peserta pemilu berhak maju sebagai capres maupun cawapres.

Ketua Umum Partai Gerakan Rakyat (PGR), Sahrin Hamid, menegaskan jika partainya lolos verifikasi faktual dan sah menjadi peserta Pemilu 2029, maka PGR akan mengusung Anies Baswedan sebagai calon presiden. Pernyataan itu disampaikan Sahrin saat PGR mendaftarkan diri sebagai peserta Pemilu 2029 ke Kementerian Hukum (Kemenkum) pada Kamis (23/7/2026).

📖 Baca juga:
Demo kantor gubernur Kaltim pecah, 3 tuntutan utama, Rudy Mas’ud bungkam, DPRD setujui hak angket

Popularitas dan basis pendukung Anies berpotensi memberikan keuntungan elektoral bagi Gerakan Rakyat. Adi Prayitno menyoroti pernyataan Sahrin Hamid yang menegaskan jika Partai Gerakan Rakyat ditetapkan menjadi partai peserta pemilu, maka oleh konstitusi dinyatakan dapat mengusulkan calon Presiden Republik Indonesia, maka sudah dipastikan calon presidennya adalah Anies Rasyid Baswedan.

Ahok mengakui secara logika peluang dirinya untuk maju sebagai calon presiden sangat sulit. Ia tetap menyampaikan gagasannya mengenai sejumlah persoalan yang ingin ia benahi jika memiliki kewenangan sebagai kepala negara. Ia menyoroti tata kelola sumber daya alam, kebijakan subsidi energi, hingga pemberantasan korupsi sebagai sektor yang perlu diperbaiki.

📖 Baca juga:
Ribuan Buruh Geruduk DPR dengan Tuntutan Ketenagakerjaan, Kapal Mini, dan Bendera One Piece

Kesimpulan, Anies Baswedan memiliki peluang besar untuk melenggang di kontestasi capres 2029 dengan dukungan Partai Gerakan Rakyat. Sementara itu, Ahok harus menghadapi tantangan yang lebih berat untuk maju sebagai calon presiden karena keterbatasan dukungan partai.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *