Bedah Berita – Berita Terkini dan Terpercaya Indonesia – 15 Agustus 2026 | Desil merupakan pengelompokan tingkat kesejahteraan masyarakat yang dilakukan oleh pemerintah melalui Data Terpadu Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN). Pengelompokan ini dibagi menjadi 10 kelompok, mulai dari desil 1 sebagai kelompok dengan tingkat kesejahteraan paling rendah hingga desil 10 sebagai kelompok dengan tingkat kesejahteraan paling tinggi.
Desil digunakan untuk membantu pengelompokan kesejahteraan masyarakat dan menjadi salah satu dasar untuk mendukung penyaluran program pemerintah agar lebih tepat sasaran. Data desil diperbarui secara berkala untuk memastikan data yang digunakan tetap akurat dan terkini.
Setiap desil mewakili sekitar 10 persen keluarga di Indonesia. Desil 1-4 termasuk kelompok lapisan bawah hingga menengah-bawah, sedangkan desil 5-10 termasuk kelompok menengah ke atas hingga kelompok paling mampu.
Masyarakat dapat mengecek desil mereka secara online melalui laman resmi Kementerian Sosial (Kemensos) dan Badan Pusat Statistik (BPS) dengan menggunakan Nomor Induk Kependudukan (NIK). Jika hasilnya dinilai tidak sesuai dengan kondisi sebenarnya, masyarakat dapat mengajukan pembaruan data melalui beberapa jalur.
Pengajuan pembaruan desil DTSEN tidak otomatis membuat desil turun. Data yang disampaikan perlu melalui proses verifikasi dan selanjutnya desil dihitung kembali oleh BPS secara berkala.
Desil null berarti nilai desil seseorang atau keluarga masih kosong atau belum tersedia dalam sistem. Istilah null merupakan istilah teknis dalam basis data dan bukan bagian dari skala desil 1–10 yang digunakan dalam DTSEN.
Dengan memahami arti desil dan cara mengeceknya, masyarakat dapat lebih mudah memahami tingkat kesejahteraan mereka dan memanfaatkan program pemerintah yang tepat sasaran.
Kesimpulan, desil merupakan pengelompokan tingkat kesejahteraan masyarakat yang dilakukan oleh pemerintah melalui DTSEN. Masyarakat dapat mengecek desil mereka secara online dan mengajukan pembaruan data jika diperlukan. Dengan demikian, masyarakat dapat lebih mudah memahami tingkat kesejahteraan mereka dan memanfaatkan program pemerintah yang tepat sasaran.











