Bisnis

PT Barito Pacific Tbk Bertahan di Indeks MSCI Global Standard

×

PT Barito Pacific Tbk Bertahan di Indeks MSCI Global Standard

Share this article
PT Barito Pacific Tbk Bertahan di Indeks MSCI Global Standard
PT Barito Pacific Tbk Bertahan di Indeks MSCI Global Standard

Bedah Berita – Berita Terkini dan Terpercaya Indonesia – 15 Agustus 2026 | PT Barito Pacific Tbk (BRPT) masih bertahan di indeks MSCI Global Standard Index setelah lembaga pengindeks global MSCI melakukan rebalancing pada 12 Agustus 2026. Dalam pengumuman tersebut, MSCI mengeluarkan dua saham Indonesia dari indeks tersebut, yaitu PT Charoen Pokphand Indonesia Tbk (CPIN) dan PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk (GOTO).

BRPT menjadi salah satu dari sembilan saham Indonesia yang masih bertahan di indeks MSCI Global Standard Index. Selain BRPT, delapan saham lainnya yang masih bertahan di indeks tersebut adalah PT Astra International Tbk (ASII), PT Bank Central Asia Tbk (BBCA), PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (BBNI), PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BBRI), PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (BMRI), PT Bumi Resources Minerals Tbk (BRMS), PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk (TLKM), dan PT United Tractors Tbk (UNTR).

📖 Baca juga:
Saham PTRO Meroket 10,83% di Sesi Pembukaan: Direksi Borong 57.500 Lembar, Pasar Tunjukkan Sentimen Positif

MSCI juga melakukan perubahan pada indeks MSCI Global Small Cap Index, di mana CPIN yang sebelumnya berada di indeks MSCI Global Standard Index, kini dimasukkan ke dalam indeks MSCI Global Small Cap Index. Sementara itu, sembilan saham Indonesia lainnya dikeluarkan dari indeks MSCI Global Small Cap Index, yaitu PT Bank Jago Tbk (ARTO), PT Bukalapak.com Tbk (BUKA), PT ESSA Industries Indonesia Tbk (ESSA), PT MD Entertainment Tbk (FILM), PT Medikaloka Hermina Tbk (HEAL), PT MNC Tourism Indonesia Tbk (KPIG), PT Raharja Energi Cepu Tbk (RATU), PT Semen Indonesia (Persero) Tbk (SMGR), dan PT Transcoal Pacific Tbk (TCPI).

Perubahan indeks MSCI ini akan berlaku mulai 1 September 2026. MSCI akan melakukan rebalancing indeks lagi pada November 2026, yang akan berlaku efektif pada 1 Desember 2026.

📖 Baca juga:
Pasar Modal Indonesia Bergolak: Saham Top Gainers, Tokenisasi Aset, dan Sentimen Geopolitik Mengguncang IHSG Mei 2026

Sementara itu, indeks harga saham gabungan (IHSG) bergerak fluktuatif cenderung melemah pada perdagangan saham Kamis (13/8/2026). IHSG sempat dibuka menguat, namun kemudian terkoreksi dan berada di zona merah. Analis memprediksi IHSG berpeluang menguat terbatas pada perdagangan saham Kamis, dengan target 6.440-6.544.

PT Barito Pacific Tbk (BRPT) menjadi salah satu saham yang dipilih oleh analis sebagai rekomendasi teknikal. BRPT dipilih karena memiliki prospek yang baik dan berpotensi menguat di masa depan.

📖 Baca juga:
Indofood CBP Saham Menguat di Tengah Pembayaran Dividen Rp 265 per Saham

Kesimpulan, PT Barito Pacific Tbk (BRPT) masih bertahan di indeks MSCI Global Standard Index setelah rebalancing pada 12 Agustus 2026. BRPT menjadi salah satu dari sembilan saham Indonesia yang masih bertahan di indeks tersebut. Perubahan indeks MSCI ini akan berlaku mulai 1 September 2026. Sementara itu, IHSG bergerak fluktuatif cenderung melemah pada perdagangan saham Kamis (13/8/2026), namun analis memprediksi IHSG berpeluang menguat terbatas dengan target 6.440-6.544.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *