Bedah Berita – Berita Terkini dan Terpercaya Indonesia – 12 Agustus 2026 | Harga perak PT Aneka Tambang Tbk (Antam) mengalami penurunan sebesar Rp 1.000 pada perdagangan Rabu, 12 Agustus 2026. Harga perak Antam hari ini berlawanan dengan harga perak dunia yang menguat. Mengutip laman logam mulia, harga perak Antam turun Rp 1.000 menjadi Rp 43.100 dari perdagangan sebelumnya Rp 44.100.
Penurunan harga perak Antam ini sejalan dengan harga emas Antam yang juga tertekan. Harga emas batangan Antam melorot Rp30.000 per gram berbarengan dengan tertekannya harga emas spot dunia pada perdagangan Rabu. Penurunan ini menghentikan reli emas dunia dari level tertinggi dalam dua bulan terakhir.
Di pasar internasional, harga perak naik 1,01% menjadi US$ 65,33. Harga perak stabil di kisaran US$ 65 per ons pada Rabu setelah sempat turun pada sesi sebelumnya, seiring para investor bersiap menyambut data inflasi penting AS yang dapat memberikan petunjuk baru mengenai arah kebijakan Federal Reserve (the Fed).
Permintaan perak dalam bentuk koin dan batangan tercatat melonjak 14 persen sepanjang 2025, sementara permintaan industri—dari panel surya, kendaraan listrik, hingga infrastruktur jaringan listrik dan pusat data AI—tetap menjadi penopang struktural permintaan komoditas perak.
Menurut World Silver Survey 2026 yang diterbitkan Silver Institute bersama konsultan Metals Focus, pasar perak global mencatat defisit pasokan selama lima tahun berturut-turut hingga 2025. Kondisi tersebut diperkirakan berlanjut pada 2026 sehingga memasuki tahun keenam, dengan defisit yang berpotensi mencapai sekitar 46,3 juta ounce.
Kesimpulan, harga perak Antam hari ini mengalami penurunan sebesar Rp 1.000 menjadi Rp 43.100 per gram. Penurunan ini sejalan dengan harga emas Antam yang juga tertekan. Harga perak dunia naik 1,01% menjadi US$ 65,33. Permintaan perak dalam bentuk koin dan batangan tercatat melonjak 14 persen sepanjang 2025, sementara permintaan industri tetap menjadi penopang struktural permintaan komoditas perak.











