BERITA

Komisi 8 Persen Ojol Resmi Berlaku: Pengemudi Mengaku Pendapatan Tak Berubah

×

Komisi 8 Persen Ojol Resmi Berlaku: Pengemudi Mengaku Pendapatan Tak Berubah

Share this article
Komisi 8 Persen Ojol Resmi Berlaku: Pengemudi Mengaku Pendapatan Tak Berubah
Komisi 8 Persen Ojol Resmi Berlaku: Pengemudi Mengaku Pendapatan Tak Berubah

Bedah Berita – Berita Terkini dan Terpercaya Indonesia – 03 Juli 2026 | Skema baru pembagian hasil bagi pengemudi ojek online (ojol) resmi berlaku mulai 1 Juli 2026. Dengan kebijakan tersebut, perusahaan aplikasi hanya memungut komisi sebesar 8 persen, sedangkan mitra pengemudi menerima 92 persen dari tarif perjalanan untuk layanan angkutan penumpang roda dua.

Meski besaran potongan resmi kini lebih rendah, sejumlah pengemudi mengaku penghasilan yang mereka terima setelah aturan baru diberlakukan tidak mengalami perubahan yang signifikan dibandingkan sebelumnya. Beberapa pengemudi Grab dan Gojek mengatakan bahwa penurunan potongan menjadi 8 persen belum memberikan dampak nyata terhadap pendapatan harian mereka.

📖 Baca juga:
GoTo Tanggapi Aturan Potongan 8 Persen Pengemudi Ojol

Salah seorang pengemudi bahkan mengaku memperoleh sekitar Rp250 ribu dari 20 perjalanan pada hari pertama aturan berlaku. Menurutnya, nominal tersebut tidak jauh berbeda dibandingkan hari-hari sebelumnya. “Enggak ada bedanya sih sama biasanya,” ujar seorang pengemudi.

Kondisi tersebut membuat sebagian pengemudi merasa kebijakan baru belum memberikan peningkatan penghasilan yang mereka harapkan, meskipun secara aturan persentase potongan aplikasi telah diturunkan. Selain perubahan mekanisme potongan, sejumlah tarif minimal perjalanan juga mengalami penyesuaian.

Untuk layanan Grab, pengemudi menyebut tarif minimal yang sebelumnya berada di angka Rp10.400 kini menjadi sekitar Rp10.200. Sementara itu, pada layanan Gojek terdapat perbedaan nominal antara layanan hemat dan reguler.

📖 Baca juga:
Bareskrim Bongkar Lab Vape Etomidate di Jakarta Timur, Dari Curiga Ojol Hingga Daftar Pencarian Frendry Dona

Pengemudi ojol membutuhkan smartphone yang handal untuk menjalankan pekerjaan mereka. Mereka membutuhkan perangkat yang dapat menjalankan aplikasi dengan lancar, memiliki baterai yang tahan lama, dan dapat menangani beberapa tugas sekaligus. Beberapa pilihan smartphone yang sesuai untuk pengemudi ojol antara lain Redmi A3 dan itel A50.

Redmi A3 menawarkan layar 6,71 inci dengan refresh rate 90Hz, sehingga navigasi Google Maps maupun aplikasi Gojek dan Grab terasa lebih mulus dibanding layar 60Hz biasa. Baterai 5.000 mAh mampu menemani aktivitas seharian, sementara chipset MediaTek Helio G36 cukup stabil untuk membuka aplikasi navigasi, WhatsApp, dompet digital, dan browser secara bersamaan.

Itel A50 menjadi pilihan menarik bagi pengguna dengan anggaran terbatas. Perangkat ini menawarkan layar besar sehingga peta digital lebih mudah dibaca saat berkendara. Baterai 5.000 mAh cukup untuk menemani aktivitas mencari order selama berjam-jam, sementara Android edisi ringan membuat penggunaan aplikasi tetap responsif.

📖 Baca juga:
Rupiah Melemah, Mengungkap Fondasi Ekonomi Indonesia

Kesimpulan, skema komisi 8 persen untuk pengemudi ojol telah resmi berlaku. Meskipun beberapa pengemudi merasa bahwa pendapatan mereka belum berubah signifikan, kebijakan ini diharapkan dapat meningkatkan kesejahteraan pengemudi ojol di masa depan. Dengan demikian, pengemudi ojol dapat meningkatkan pendapatan mereka dan memperbaiki kualitas hidup mereka.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *