Internasional

Laut China Selatan Menjadi Arena Uji Ketegasan Hukum Internasional, Ancaman Iran terhadap Laut Merah

×

Laut China Selatan Menjadi Arena Uji Ketegasan Hukum Internasional, Ancaman Iran terhadap Laut Merah

Share this article
Laut China Selatan Menjadi Arena Uji Ketegasan Hukum Internasional, Ancaman Iran terhadap Laut Merah
Laut China Selatan Menjadi Arena Uji Ketegasan Hukum Internasional, Ancaman Iran terhadap Laut Merah

Bedah Berita – Berita Terkini dan Terpercaya Indonesia – 17 Juli 2026 | Laut China Selatan telah menjadi arena uji ketegasan hukum internasional dalam beberapa tahun terakhir. Pernyataan bersama 14 negara yang menyebut klaim maritim China di Laut China Selatan "tidak memiliki dasar hukum" merupakan sinyal geopolitik yang lebih dalam. Ini menunjukkan bahwa konflik di kawasan tersebut telah bergeser dari sengketa teritorial menjadi pertarungan legitimasi hukum internasional versus kekuatan de facto di lapangan.

Putusan tribunal Den Haag sebelumnya telah menyatakan bahwa tidak ada dasar hukum bagi klaim historis China atas sebagian besar Laut China Selatan. Namun, realitas di lapangan menunjukkan paradoks klasik: hukum internasional kuat secara normatif, tetapi lemah dalam implementasi. China, di sisi lain, tetap konsisten menolak putusan tersebut.

📖 Baca juga:
Iran Sindir Trump: Blokade Hormuz Bikin Warga AS Rindu BBM Murah

Sementara itu, Iran memperluas ancaman terhadap kelancaran perdagangan global serta pasokan energi di dunia. Setelah melumpuhkan aktivitas pelayaran di Selat Hormuz, Iran kini memberi sinyal untuk menutup jalur Bab el-Mandeb, pintu masuk menuju Laut Merah. Langkah ini akan membuka front baru melawan Amerika Serikat sekaligus menempatkan dua jalur energi paling vital di dunia dalam risiko.

Dipastikan ini akan melambungkan kembali harga minyak. Pejabat Senior Yaman memperingatkan bahwa angkatan bersenjata negaranya siap menutup Selat Bab el-Mandeb. Ini langkah yang dapat mendorong harga minyak melonjak hingga US$ 200 per barel, apabila Arab Saudi terus melancarkan serangan ke Yaman.

Di lain pihak, kecelakaan laut akibat cuaca buruk terjadi di perairan Balikpapan. Sebuah kapal nelayan yang mengangkut empat orang dilaporkan kandas dan terbalik setelah dihantam gelombang besar. Tiga di antaranya dinyatakan selamat, sedangkan satu nelayan atas nama Alan dinyatakan hilang.

📖 Baca juga:
Menghadapi Pemadaman Listrik: Dampak dan Solusi

Bangkai paus bungkuk yang sempat dikubur di pesisir Pantai Perancak, Jembrana, Bali, terpaksa harus dikubur ulang. Langkah ini dilakukan setelah kuburan awal paus tersebut tergerus air laut hingga membuat bangkainya muncul kembali ke permukaan.

São Gonçalo, kota asal Vinicius Junior, menawarkan pengalaman wisata autentik yang menampilkan kehidupan lokal Brasil jauh dari keramaian Rio de Janeiro. Kota ini menghadirkan beragam destinasi menarik seperti Pantai Itaoca, kawasan kuliner laut di waterfront, gereja bersejarah Igreja Matriz, hingga area konservasi alam Engenho Pequeno.

Feira de Neves menjadi pusat aktivitas warga dan tempat ideal menikmati jajanan khas serta suasana pasar tradisional yang mencerminkan keseharian masyarakat São Gonçalo.

📖 Baca juga:
Israel Kirim Iron Beam: Laser Canggih untuk Hancurkan Drone dan Rudal Iran di UEA

Kesimpulan, Laut China Selatan dan Laut Merah merupakan dua kawasan yang strategis dan memiliki pengaruh besar terhadap perdagangan global dan pasokan energi. Ancaman Iran terhadap Laut Merah dan konflik di Laut China Selatan dapat memiliki dampak yang signifikan terhadap harga minyak dan kelancaran perdagangan global.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *