Bedah Berita – Berita Terkini dan Terpercaya Indonesia – 03 Juli 2026 | Hari Kelautan Nasional diperingati setiap tanggal 2 Juli sebagai pengingat pentingnya menjaga dan melestarikan kekayaan laut Indonesia sebagai aset strategis bangsa. Indonesia sebagai negara kepulauan memiliki ketergantungan besar terhadap sumber daya laut, baik dari sisi ekonomi, lingkungan, maupun budaya.
Suku Bajo merupakan salah satu suku di Indonesia yang terkenal sebagai hidup berpindah-pindah (nomaden). Suku ini hidup di atas laut dan telah lama dikenal sebagai pelaut yang andal. Menurut sejarah, Suku Bajo berasal dari Kepulauan Sulu di Filipina Selatan yang hidup nomaden di lautan lepas.
Sejak ratusan tahun lalu, suku ini telah tersebar di beberapa wilayah perairan Asia Tenggara, terutama Indonesia dan Malaysia. Saat ini, Suku Bajo menempati hampir seluruh kepulauan Indonesia, seperti Sulawesi Selatan, Kalimantan Timur, Maluku, Nusa Tenggara Timur, dan Nusa Tenggara Barat.
Kebanyakan suku ini menetap dan berbaur dengan suku-suku lain. Meski terkenal hidup berpindah-pindah, kehidupan dari Suku Bajo tidaklah senomaden para pendahulu mereka, banyak dari anggotanya telah menetap tinggal di suatu pulau.
Peringatan Hari Kelautan Nasional juga menjadi bentuk apresiasi bagi nelayan, pelaut, peneliti, dan berbagai pihak yang berkontribusi dalam sektor kemaritiman. Hari Kelautan Nasional telah dikenal dan diperingati sejak tahun 1972.
Sebagai negara kepulauan, Indonesia memiliki luas lautan mencapai sekitar 5,8 juta kilometer persegi dengan garis pantai sepanjang kurang lebih 95.181 kilometer. Angka ini menjadikan Indonesia sebagai salah satu negara dengan garis pantai terpanjang di dunia.
Peringatan Hari Kelautan Nasional mengajak masyarakat untuk memahami pentingnya menjaga kelestarian laut. Berbagai kegiatan edukasi, kampanye lingkungan, hingga aksi sosial sering diselenggarakan untuk meningkatkan kepedulian terhadap kebersihan pantai, perlindungan kawasan pesisir, dan pemanfaatan sumber daya laut secara bertanggung jawab.
Dalam memperingati Hari Kelautan Nasional, kita harus memahami sejarah dan makna yang terkandung di dalamnya. Kita juga harus mempelajari langkah sederhana yang dapat dilakukan untuk ikut menjaga ekosistem laut dalam kehidupan sehari-hari.
Kesadaran tersebut diperlukan agar laut tetap dapat dimanfaatkan secara bertanggung jawab oleh generasi sekarang maupun generasi berikutnya. Dengan demikian, peringatan Hari Kelautan Nasional menjadi momentum yang sangat penting untuk meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya menjaga kelestarian laut.
Kita harus bersama-sama menjaga kelestarian laut dan memastikan bahwa sumber daya laut dapat dimanfaatkan secara bertanggung jawab. Dengan demikian, kita dapat memastikan bahwa laut tetap menjadi sumber daya yang berkelanjutan dan bermanfaat bagi generasi sekarang dan generasi mendatang.











