Internasional

Wamendagri Bima: Generasi Muda Harus Siap Pimpin Indonesia Menuju Negara Maju

×

Wamendagri Bima: Generasi Muda Harus Siap Pimpin Indonesia Menuju Negara Maju

Share this article
Wamendagri Bima: Generasi Muda Harus Siap Pimpin Indonesia Menuju Negara Maju
Wamendagri Bima: Generasi Muda Harus Siap Pimpin Indonesia Menuju Negara Maju

Bedah Berita – Berita Terkini dan Terpercaya Indonesia – 18 Mei 2026 | Di era globalisasi dan keterbukaan informasi, generasi muda kini dituntut bukan hanya cerdas secara akademik, tetapi juga mampu membangun komunikasi lintas budaya, memahami isu internasional, dan aktif terlibat dalam percakapan global.

Hal ini menjadi sorotan dalam gelaran Asia World Model United Nations XIV Maldives yang diselenggarakan oleh International Global Network pada 15–19 Mei 2026 di Maldives. Untuk pertama kalinya digelar di Maldives, konferensi internasional ini menghadirkan delegasi muda dari delapan negara dengan tema “Tides of Tomorrow: Reimagining Global Leadership for a World in Peril”.

📖 Baca juga:
Konflik Timur Tengah Memburuk, Iran Siap ‘Mengajar Pelajaran’ pada Penyerang

Selama lima hari, para peserta terlibat dalam diskusi intens, simulasi sidang internasional, hingga negosiasi diplomatik yang dirancang menyerupai forum Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB). Kehadiran sejumlah pejabat tinggi Maldives turut menegaskan pentingnya peran anak muda dalam masa depan dunia.

Utusan Presiden Maldives sekaligus Menteri Pemberdayaan Pemuda dan Olahraga Maldives, Abdulla Rafiu, menekankan bahwa kepemimpinan masa kini tidak bisa lagi dijalankan secara individual. “Kepemimpinan di era saat ini tidak dapat berjalan sendiri, melainkan harus dibangun atas dasar kepedulian dan kerja sama,” ujar Abdulla Rafiu saat membacakan pidato Presiden Maldives.

Ia juga mengajak generasi muda untuk berani mengambil tindakan nyata dan tidak meremehkan kemampuan diri sendiri dalam menciptakan perubahan global. Sementara itu, Menteri Luar Negeri Maldives, Iruthisham Adam, menilai forum seperti AWMUN menjadi ruang penting bagi generasi muda untuk belajar membangun rasa percaya diri sekaligus rasa saling percaya dalam proses negosiasi internasional.

📖 Baca juga:
Israel Kepung Lebanon: Pasukan Mengelilingi Kota Penting di Selatan, Ribuan Warga Kembali di Tengah Gencatan Senjata

“Platform seperti AWMUN tidak hanya membangun hubungan dan koneksi antarnegara, tetapi juga menjadi simulasi nyata praktik diplomasi internasional,” kata Iruthisham Adam. Menurutnya, pengalaman menjadi delegasi internasional memberikan pelajaran yang tidak selalu didapatkan di ruang kelas.

Para peserta dilatih untuk menyampaikan pendapat secara profesional, menghargai sudut pandang berbeda, hingga mencari solusi bersama dalam situasi penuh perbedaan kepentingan. “Peserta belajar kemampuan untuk berbeda pendapat tanpa saling merendahkan, serta kemampuan mendengarkan dengan empati. Itu merupakan bagian dari keterampilan abad ke-21 yang sangat dibutuhkan generasi muda,” lanjutnya.

Melalui sistem council seperti di PBB, peserta AWMUN diajak memahami langsung dinamika diplomasi internasional. Pada AWMUN XIV Maldives, tersedia dua council utama.

📖 Baca juga:
Gencatan Senjata Diperpanjang: Israel Tetap Serang Lebanon, Trump Usahakan Negosiasi Damai

Dalam kesimpulan, generasi muda harus siap memimpin Indonesia menuju negara maju dengan membangun kemampuan diplomasi, memahami isu internasional, dan terlibat aktif dalam percakapan global. Dengan demikian, diharapkan generasi muda dapat menjadi pemimpin yang efektif dan dapat membawa Indonesia menuju kemajuan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *