Ekonomi

Rupiah Melemah, DPR Soroti Jebloknya Nilai Tukar Rupiah

×

Rupiah Melemah, DPR Soroti Jebloknya Nilai Tukar Rupiah

Share this article
Rupiah Melemah, DPR Soroti Jebloknya Nilai Tukar Rupiah
Rupiah Melemah, DPR Soroti Jebloknya Nilai Tukar Rupiah

Bedah Berita – Berita Terkini dan Terpercaya Indonesia – 18 Mei 2026 | Komisi XI DPR RI menyoroti anjloknya nilai tukar rupiah yang berada di level terlemahnya terhadap dolar AS sepanjang sejarah dan mendekati 17.700 per dolar AS pada Senin (18/5). Salah satu anggota DPR bahkan menyinggung meme kurs rupiah Rp 17.845 per dolar AS yang ramai dibahas di media sosial.

Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) pada Senin pagi, (18/5/2026) dibuka tertekan. Analis prediksi nilai tukar rupiah terhadap dolar AS cenderung lesu pada perdagangan awal pekan ini yang dipicu sentimen global.

📖 Baca juga:
7 Shio yang Alami Titik Balik Finansial Dramatis di Akhir April 2026

Presiden Prabowo Subianto menilai masyarakat kecil, terutama di desa, tidak terlalu terdampak langsung oleh gejolak kurs dolar. Prabowo menuturkan, masyarakat yang berada di desa tidak banyak yang menggunakan dolar AS.

Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa menegaskan Presiden Prabowo Subianto mengerti situasi ekonomi saat ini termasuk soal nilai tukar rupiah yang melemah. Kata Purbaya, ucapan Prabowo ke masyarakat dalam kunjungan kerja ke Jawa Timur soal warga desa tidak menggunakan dolar hanya untuk menghibur saja.

📖 Baca juga:
Kurs Dolar AS Melemah, Rupiah Menguat: Apa yang Terjadi?

Nilai tukar rupiah turun 33 poin atau 0,19 persen menjadi 17.630 dolar AS dibandingkan penutupan sebelumnya di level 17.597 per dolar AS. Rupiah masih belum bangkit pada Senin, (18/5/2026).

Kondisi ini menimbulkan kekhawatiran tentang stabilitas ekonomi Indonesia. Namun, pemerintah berusaha untuk menghadapi situasi ini dengan berbagai kebijakan ekonomi.

📖 Baca juga:
Saham BMRI Merosot 2,2% di Tengah Rebound IHSG: Apa Penyebabnya?

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *