Bedah Berita – Berita Terkini dan Terpercaya Indonesia – 13 Mei 2026 | Pasar saham Indonesia mengalami penurunan pada hari Selasa, 12 Mei 2026, setelah Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) anjlok dan meninggalkan level 6.900. Penurunan ini dipengaruhi oleh kombinasi sentimen eksternal dan internal, termasuk pelemahan nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) yang tembus 17.500 dan ketidakpastian geopolitik.
Mengutip data RTI, IHSG sesi pertama ditutup turun 1,43% menjadi 6.807,12. Indeks saham LQ45 terpangkas 0,83% menjadi 663,10. Sebagian besar indeks saham acuan tertekan.
Samuel Sekuritas memangkas target IHSG hingga 7.500. Sementara itu, rekomendasi saham hari ini berpotensi menguat di kisaran 6.850-7.000. Namun, perlu diingat bahwa IHSG rawan koreksi ke posisi 6.645-6.838, dan jika menguat akan kembali menguji 6.972-7.012.
Beberapa saham yang direkomendasikan untuk perdagangan hari ini antara lain saham-saham yang memiliki fundamental kuat dan prospek yang cerah. Namun, perlu diingat bahwa investasi saham selalu memiliki risiko, sehingga penting untuk melakukan analisis yang cermat sebelum membuat keputusan investasi.
Kesimpulan, IHSG anjlok pada hari Selasa, 12 Mei 2026, dipengaruhi oleh kombinasi sentimen eksternal dan internal. Samuel Sekuritas memangkas target IHSG hingga 7.500, dan rekomendasi saham hari ini berpotensi menguat di kisaran 6.850-7.000. Namun, perlu diingat bahwa investasi saham selalu memiliki risiko, sehingga penting untuk melakukan analisis yang cermat sebelum membuat keputusan investasi.











