Ekonomi

Saham GOTO Melejit Setelah Laba Perdana: Analisis Target Harga dan Dampak pada IHSG

×

Saham GOTO Melejit Setelah Laba Perdana: Analisis Target Harga dan Dampak pada IHSG

Share this article
Saham GOTO Melejit Setelah Laba Perdana: Analisis Target Harga dan Dampak pada IHSG
Saham GOTO Melejit Setelah Laba Perdana: Analisis Target Harga dan Dampak pada IHSG

Bedah Berita – Berita Terkini dan Terpercaya Indonesia – 29 April 2026 | PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk (GOTO) mencatat lonjakan harga saham sebesar 3,7% pada sesi pembukaan perdagangan Rabu, 29 April 2026, setelah mengumumkan laba bersih pertama sebesar Rp 171 miliar pada kuartal I-2026. Kenaikan ini tidak hanya mengangkat nilai kapitalisasi pasar GOTO, tetapi juga memberi dorongan positif bagi Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) yang berhasil rebound 0,12% ke level 7.080,63.

Reaksi pasar terhadap laporan keuangan GOTO terlihat jelas dalam pergerakan teknikal saham. Pada akhir sesi pertama, harga saham GOTO menguat 5,66% menjadi Rp 56,00 per lembar, menembus zona resistance terdekat. Analis dari BNI Sekuritas menilai bahwa momentum ini didukung oleh perbaikan fundamental perusahaan, khususnya peningkatan pendapatan layanan ride‑hailing dan e‑commerce yang kini mulai menunjukkan profitabilitas.

📖 Baca juga:
Cole Palmer Bikin Geger: Rumor MU Hanya Lelucon, Fokus pada Chelsea!

Berikut rangkuman utama dari laporan keuangan dan analisis teknikal GOTO:

  • Laba bersih: Rp 171 miliar (kuartal I‑2026), mencerminkan peralihan dari kerugian ke profit.
  • Pendapatan: Meningkat 22% YoY, didorong oleh pertumbuhan pengguna aktif dan ekspansi layanan digital.
  • Target harga analyst: Beberapa rumah riset menetapkan target antara Rp 62 hingga Rp 68 per lembar dalam 12 bulan ke depan.
  • Volume perdagangan: Meningkat signifikan, mencatat total transaksi harian mencapai Rp 1,24 triliun.

Selain dampak positif pada GOTO, sektor teknologi secara keseluruhan mencatat kenaikan 1,48% pada hari yang sama, menjadikannya kontributor utama penguatan IHSG. Sektor industri juga mengalami lonjakan 2,67%, sementara sektor bahan baku justru turun 1,33%.

Analisis teknikal yang dilakukan oleh Phintraco Sekuritas menyoroti terbentuknya pola “death cross” antara moving average 5‑hari dan 20‑hari, yang biasanya menandakan tekanan jual. Namun, indikator stochastic RSI berada di zona oversold, memberi sinyal potensi rebound jangka pendek. Kombinasi sinyal ini mengindikasikan bahwa IHSG masih dapat bergerak dalam rentang terbatas, dengan level resistance dinamis di sekitar 7.100 poin.

📖 Baca juga:
IHSG Tergelincir ke Zona Merah Usai Pengumuman Terbaru MSCI: Penurunan 0,59% dan Dampak Sektor

Rekomendasi saham hari ini dari BNI Sekuritas menempatkan GOTO di antara daftar unggulan bersama BUMI, CUAN, MEDC, BIPI, dan KIJA. Tim riset menilai bahwa GOTO memiliki profil risiko menengah dengan potensi upside yang menarik, mengingat perusahaan kini berada pada fase profitabilitas pertama. Investor yang mengincar pertumbuhan jangka menengah hingga panjang disarankan untuk mempertimbangkan alokasi sebagian portofolio pada saham GOTO, dengan catatan melakukan manajemen risiko yang tepat.

Berikut tabel ringkas performa saham unggulan pada sesi pertama Rabu, 29 April 2026:

Emiten Harga Penutupan (Rp) Perubahan (%)
GOTO 56,00 +5,66
MEDC 1.785 +3,48
JPFA 2.430 +3,40

Para analis menekankan pentingnya memperhatikan volume transaksi serta sentimen pasar asing. Pada hari Rabu, investor asing mencatat penjualan bersih sebesar Rp 1,24 triliun, menargetkan saham-saham perbankan seperti BMRI, BBCA, dan BBRI. Meskipun demikian, aliran masuk dana ke sektor teknologi dan industri tetap memberikan dukungan bagi saham-saham berkapitalisasi besar seperti GOTO.

📖 Baca juga:
Jadwal Lengkap Piala Dunia 2026 di TVRI: Semua Pertandingan Live Beserta Jam Tayang

Ke depan, fokus utama bagi GOTO adalah menjaga momentum pertumbuhan pendapatan sambil meningkatkan margin laba. Manajemen perusahaan telah menyatakan rencana ekspansi layanan fintech dan integrasi lebih dalam antara platform ride‑hailing dan marketplace, yang diharapkan dapat meningkatkan nilai transaksi per pengguna.

Secara keseluruhan, pergerakan positif saham GOTO memperlihatkan dinamika pasar modal Indonesia yang masih responsif terhadap pencapaian fundamental perusahaan. Dengan target harga yang mengarah ke level Rp 62‑68, para pelaku pasar diharapkan dapat memanfaatkan peluang ini melalui strategi entry‑exit yang terukur.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *