Bedah Berita – Berita Terkini dan Terpercaya Indonesia – 12 Mei 2026 | Banjir yang melanda Kota Kendari, Sulawesi Tenggara, telah menyebabkan korban jiwa dan kerusakan infrastruktur. Seorang bocah berusia lima tahun tewas terseret arus banjir ketika bermain di sungai yang meluap di depan rumahnya.
Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Kendari melaporkan bahwa sebanyak 797 unit rumah terendam dan 3.517 jiwa terdampak banjir. Kondisi banjir ini diperparah oleh hujan berhari-hari yang menyebabkan sungai meluap.
BPBD Kota Kendari telah menyiapkan posko kesehatan dan bencana untuk membantu warga terdampak. Polda Sulawesi Tenggara juga menyiagakan posko kesehatan dan bencana Brimob untuk mempercepat penanganan warga terdampak.
Warga terdampak banjir di Kendari membutuhkan bantuan sembako dan air bersih. Pemerintah daerah dan masyarakat diharapkan dapat meningkatkan kewaspadaan dan memantau informasi cuaca untuk menghindari bencana susulan.
Kondisi banjir di Kendari diperkirakan akan berangsur surut, namun warga masih perlu waspada dan siap menghadapi bencana lainnya. Pemerintah daerah dan masyarakat harus bekerja sama untuk mengatasi dampak banjir dan memulihkan kehidupan warga terdampak.
Kerusakan infrastruktur akibat banjir juga cukup parah, dengan beberapa jalan dan jembatan rusak. Pemerintah daerah harus segera memperbaiki infrastruktur yang rusak untuk memulihkan kehidupan warga.
Dalam menghadapi bencana banjir, pemerintah daerah dan masyarakat harus bekerja sama untuk mengatasi dampak bencana dan memulihkan kehidupan warga terdampak. Penting untuk meningkatkan kewaspadaan dan memantau informasi cuaca untuk menghindari bencana susulan.











