Bencana Alam

Satgas PRR Percepat Pemulihan: Huntara Rampung, Huntap Dikebut, dan Desakan Satgas Provinsi

×

Satgas PRR Percepat Pemulihan: Huntara Rampung, Huntap Dikebut, dan Desakan Satgas Provinsi

Share this article
Satgas PRR Percepat Pemulihan: Huntara Rampung, Huntap Dikebut, dan Desakan Satgas Provinsi
Satgas PRR Percepat Pemulihan: Huntara Rampung, Huntap Dikebut, dan Desakan Satgas Provinsi

Bedah Berita – Berita Terkini dan Terpercaya Indonesia – 05 Mei 2026 | Satgas Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi (Satgas PRR) Pascabencana Sumatera terus mempercepat langkah pemulihan pasca bencana hidrometeorologi yang melanda wilayah Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat. Menyusul selesainya pembangunan hunian sementara (huntara) di Sumut dan Sumbar, Ketua Satgas PRR, Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian, menegaskan pentingnya percepatan pembangunan hunian tetap (huntap) serta mengimbau setiap provinsi terdampak untuk membentuk Satgas Provinsi yang terkoordinasi.

Data terbaru per 4 Mei 2026 menunjukkan bahwa seluruh kebutuhan huntara telah terpenuhi di Sumatera Utara (1.024 unit) dan Sumatera Barat (830 unit). Di Aceh, yang paling terdampak, 16.785 unit huntara telah selesai dibangun, menandakan capaian 91 persen dari target 18.380 unit. Secara keseluruhan, 18.639 unit huntara telah selesai dari total rencana 20.234 unit, atau sekitar 92 persen.

📖 Baca juga:
Pajak Mobil Listrik 2026: Instruksi Pembebasan, Tanggapan DKI, dan Dampaknya pada Industri Otomotif Indonesia
Provinsi Target Huntara Completed Huntara % Huntara Target Huntap Under Construction Completed Huntap % Huntap
Aceh 18.380 16.785 91% 29.076 820 104 2,8%
Sumatera Utara 1.024 1.024 100% 7.601 407 120 5,3%
Sumatera Barat 830 830 100% 2.824 434 24 15,36%

Selain pembangunan fisik, Satgas PRR juga mengoptimalkan instrumen Dana Tunggu Hunian (DTH). Hingga tanggal tersebut, DTH telah menyalurkan bantuan kepada 19.228 penerima di tiga provinsi dengan realisasi 100 persen. Bantuan sebesar Rp600.000 per bulan selama tiga bulan (total Rp1,8 juta) diberikan kepada penyintas yang memilih menyewa hunian atau tinggal bersama sanak keluarga sambil menunggu huntap selesai.

Upaya pemulihan tidak hanya terbatas pada hunian. Satgas PRR berhasil merampungkan pembangunan Jembatan Gantung Lubuk Sidup yang menghubungkan Kecamatan Bandar Pusaka dengan Kecamatan Sekerak di Kabupaten Aceh Tamiang. Jembatan darurat tersebut telah memulihkan mobilitas ribuan kendaraan setiap hari, mempermudah akses ke tempat kerja, sekolah, dan pasar, sekaligus menghidupkan kembali aktivitas ekonomi di kedua kecamatan.

📖 Baca juga:
Puan Maharani Desak Investigasi Penggelapan Dana Gereja di Aek Nabara, Janji Pemulihan Rp 28 Miliar

Koordinasi lintas sektor menjadi kunci keberhasilan. BNPB, Kementerian PUPR/PKP, TNI-Polri, pemerintah daerah, serta organisasi kemanusiaan dan komunitas lokal bekerja sinergis. Tito Karnavian menegaskan bahwa data kebutuhan huntap, termasuk hunian komunal, akan diserahkan kepada Kementerian PKP untuk perhitungan anggaran dan selanjutnya diajukan ke Menteri Keuangan.

  • Target penyelesaian huntap secara nasional: 39.501 unit.
  • Progres hingga 4 Mei 2026: 4,2% (1.661 unit dalam pembangunan, 248 unit selesai).
  • Fokus prioritas: percepatan huntap setelah huntara terpenuhi.

Kasatgas PRR juga menyerukan setiap provinsi terdampak untuk membentuk Satgas Provinsi yang dapat mengelola proses rehabilitasi secara lebih terfokus dan responsif. Pembentukan Satgas Provinsi diharapkan dapat mempercepat alokasi anggaran, memperkuat koordinasi antar‑instansi, serta memastikan bahwa bantuan sampai tepat sasaran.

📖 Baca juga:
Danke Rajagukguk Dicopot dari Kajari Karo, Edmond Novvery Purba Gantikan di Tengah Kontroversi Kasus Amsal Sitepu

Ke depan, Satgas PRR berkomitmen melanjutkan pengawasan ketat terhadap progres huntap, memperluas jaringan infrastruktur darurat, dan memastikan seluruh penyintas dapat menempati rumah yang aman, layak, dan bermartabat. Upaya terpadu ini menjadi bagian integral dari strategi pemulihan menyeluruh pascabencana di Sumatera.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *