Ekonomi

Anjloknya Perekonomian dan Dampaknya terhadap Masyarakat

×

Anjloknya Perekonomian dan Dampaknya terhadap Masyarakat

Share this article
Anjloknya Perekonomian dan Dampaknya terhadap Masyarakat
Anjloknya Perekonomian dan Dampaknya terhadap Masyarakat

Bedah Berita – Berita Terkini dan Terpercaya Indonesia – 15 Agustus 2026 | Perekonomian Indonesia saat ini mengalami penurunan yang cukup signifikan. Hal ini dapat dilihat dari lesunya penjualan bendera Merah Putih di Malang jelang Agustusan, yang biasanya menjadi momen yang dinanti-nanti pedagang bendera musiman untuk meraup cuan. Namun, kondisi tersebut tidak lagi terlihat pada momen Agustus 2026 di Kota Malang.

Penjual bendera yang biasanya menjamur di jalan-jalan membentangkan barang dagangan kini jarang terlihat. Adapun yang berjualan, barang mereka nampak masih banyak berjejer-jejer. Memasuki H-3 Kemerdekaan RI, transaksi jual beli bendera Merah Putih maupun pernak-pernik dekorasi kian sepi.

📖 Baca juga:
Indonesia dan Tiongkok Perkuat Hubungan Strategis di Sektor Energi dan Pertambangan

Para pedagang yang masih bertahan mengaku pembeli sudah jauh berkurang dibanding puncak penjualan di awal bulan. Sama, salah satu penjual bendera di kawasan Jalan Letjend S Parman, Purwantoro, Kecamatan Blimbing, Kota Malang, mengungkapkan bahwa masa ramai pembeli justru terjadi pada akhir Juli hingga awal Agustus.

Tidak hanya itu, peternak ayam petelur di Parepare, Sulawesi Selatan, juga mengalami sejumlah krisis. Biaya pakan melambung, namun harga jual telur justru anjlok. Kondisi sulit tersebut dialami oleh salah seorang peternak ayam petelur di Jalan Samsul Alam Bulu, Kelurahan Lompoe, Kecamatan Bacukiki Barat, Parepare, yang bernama Muslimin.

📖 Baca juga:
Anggota DPR Gugat Urgensi Pembangunan NCC MBG Meski Sudah 80% Rampung

Presiden Prabowo Subianto juga dinilai tengah mewariskan penurunan kesejahteraan golongan masyarakat yang sudah naik kelas, kemudian anjlok lagi. Hal ini berkaca pada pertumbuhan ekonomi yang bergerak moderat di level 5 persen.

Dalam era Prabowo, banyak kelompok menengah tergerus tabungannya, terlihat kelompok penabung paling bawah dengan nilai Rp100 juta ke bawah, semakin banyak jumlahnya. Pada 2019, jumlahnya 292 juta rekening dengan nilai rata-rata tabungan Rp2,9 juta per tabungan, menjadi 666 juta rekening dengan nilai rata-rata Rp2,7 juta per tabungan.

📖 Baca juga:
SPMB Banten 2026: Sosialisasi Transparan di SMAN 23 Tangerang dan Dampaknya pada Ekonomi Lokal

Kesimpulan dari semua ini adalah bahwa perekonomian Indonesia saat ini mengalami penurunan yang cukup signifikan, dan ini berdampak pada masyarakat, terutama pada pedagang bendera dan peternak ayam petelur. Oleh karena itu, perlu dilakukan upaya untuk meningkatkan perekonomian dan mencegah penurunan kesejahteraan golongan masyarakat yang sudah naik kelas.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *