Bedah Berita – Berita Terkini dan Terpercaya Indonesia – 15 Agustus 2026 | Pencalonan Destry Damayanti sebagai Gubernur Bank Indonesia (BI) telah menjadi perhatian hangat di kalangan ekonom dan masyarakat. Sebagai calon tunggal, Destry diharapkan dapat memimpin bank sentral dengan efektif dan menjaga kepercayaan pasar.
Menurut Prof. Rosdiana Sijabat, Guru Besar Bidang Ekonomi Bisnis, pencalonan Destry merupakan sinyal positif terhadap sosok yang dinilai memiliki pengalaman dan kapasitas untuk memimpin bank sentral. Destry memiliki pengalaman yang cukup lengkap, tidak hanya di Bank Indonesia, tetapi juga di sektor keuangan dan perbankan, serta sebagai peneliti di perguruan tinggi hingga LPS.
Telisa Aulia Falianti, Ekonom dan Guru Besar FEB UI, menilai bahwa Gubernur BI yang baru perlu membuat inovasi kebijakan dalam menghadapi ketidakpastian global. Destry, sebagai calon Gubernur BI, diharapkan dapat memenuhi tantangan ini dan menjaga stabilitas ekonomi di tengah dinamika perekonomian nasional maupun global.
Pencalonan Destry juga mendapat respons positif dari pasar, dengan penguatan nilai tukar rupiah secara tipis dan pergerakan transaksi saham di pasar modal ke zona hijau. Namun, tantangan ke depan bagi Destry adalah menjaga independensi BI dan memastikan kebijakan moneter yang efektif dalam menghadapi ketidakpastian global.
Destry, jika terpilih, akan menjadi perempuan pertama yang memimpin Bank Indonesia, sehingga ini merupakan sejarah bagi lembaga keuangan di Indonesia. Dengan pengalaman dan kapasitas yang dimiliki, Destry diharapkan dapat memimpin BI dengan efektif dan menjaga kepercayaan pasar.
Kesimpulan, pencalonan Destry Damayanti sebagai Gubernur Bank Indonesia merupakan langkah strategis dalam menjaga kepercayaan pasar dan memastikan stabilitas ekonomi di tengah dinamika perekonomian nasional maupun global. Dengan pengalaman dan kapasitas yang dimiliki, Destry diharapkan dapat memenuhi tantangan ini dan memimpin BI dengan efektif.











