Ekonomi

PTRO Berhasil Mengantongi Kontrak Tambang Batu Bara Senilai Rp9,3 Triliun, IHSG Tumbuh 1,69%

×

PTRO Berhasil Mengantongi Kontrak Tambang Batu Bara Senilai Rp9,3 Triliun, IHSG Tumbuh 1,69%

Share this article
PTRO Berhasil Mengantongi Kontrak Tambang Batu Bara Senilai Rp9,3 Triliun, IHSG Tumbuh 1,69%
PTRO Berhasil Mengantongi Kontrak Tambang Batu Bara Senilai Rp9,3 Triliun, IHSG Tumbuh 1,69%

Bedah Berita – Berita Terkini dan Terpercaya Indonesia – 13 Agustus 2026 | PT Petrosea Tbk (PTRO) mendapatkan dua kontrak baru jasa pertambangan batu bara dengan nilai estimasi mencapai sekitar Rp9,3 triliun. Kontrak tersebut berasal dari PT Pesona Bara Cakrawala (PBC) dan PT Cakrawala Bara Persada (CBP), yang merupakan anak usaha tidak langsung PT Singaraja Putra Tbk (SINI).

Perjanjian jasa pertambangan antara PTRO, PBC, dan CBP telah ditandatangani pada Kamis, 23 Juli 2026. Kedua kontrak tersebut memiliki jangka waktu pekerjaan sepanjang usia tambang atau life of mine.

📖 Baca juga:
Pemda Bebaskan Pajak Daerah untuk Kendaraan Listrik, Begini Sikap Asosiasi SPKLU

Dengan kontrak baru ini, PTRO akan menjalankan peran sebagai kontraktor jasa pertambangan untuk dua proyek batu bara yang berlokasi di Kabupaten Kapuas, Kalimantan Tengah. Sekretaris Perusahaan PTRO Anto Broto menjelaskan, ruang lingkup pekerjaan PTRO dalam kontrak tersebut meliputi sejumlah kegiatan utama pertambangan.

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup menguat 1,69% atau 105,97 poin ke level 6.373 pada akhir perdagangan Rabu (12/8). Saham-saham milik konglomerat Prajogo Pangestu melonjak dan ramai diburu investor. Saham PT Petrindo Jaya Kreasi Tbk (CUAN) dibeli total Rp 1,37 triliun hari ini.

Kemudian dilanjutkan saham PT Chandra Asri Pacific Tbk (TPIA) dibelanjakan senilai Rp 832,11 miliar, dan PT Petrosea Tbk (PTRO) sebesar Rp 716,96 miliar. Merujuk data perdagangan Bursa Efek Indonesia (BEI), volume transaksi perdagangan sepanjang hari ini mencapai 34,32 miliar saham dan frekuensi sebanyak 2,09 juta kali.

📖 Baca juga:
Krisis Fiskal 2024: ISEAI Peringatkan Ancaman Besar pada Keuangan Negara

Kapitalisasi pasar tercatat mencapai Rp 11.197 triliun dengan total nilai transaksi sebesar Rp 17,31 triliun. Sebanyak 452 saham ditutup naik, 175 ditutup memerah, dan 168 saham lainnya stagnan pada perdagangan hari ini. Sepuluh dari sebelas sektor yang ada di BEI parkir di zona hijau.

Harga saham di sektor infrastruktur naik paling tinggi hari ini, yaitu naik 4,74% secara sektoral. Di dalamnya, saham PT Indosat Tbk (ISAT) melonjak 14,42% ke level 2.460, PT XLSMART Telecom Sejahtera Tbk (EXCL) melesat 6,22% ke level 2.560, PT Chandra Asri Pacific Tbk (CDIA) tumbuh 8,89% ke level 735.

Sementara itu, indeks-indeks di kawasan Asia mayoritas juga ditutup hijau siang ini. Indeks bursa Nikkei Jepang naik 0,76% ke level 67.482, Shanghai Composite naik 0,32% ke level 3.946 sementara Hang Seng turun 1,19% ke level 25.348.

📖 Baca juga:
Dollar AS Menguat, Rupiah Melemah: Dampaknya pada Perekonomian dan Masyarakat

Kesimpulan, PTRO berhasil mengantongi kontrak tambang batu bara senilai Rp9,3 triliun dan IHSG tumbuh 1,69% pada hari ini.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *