Internasional

Laut Merah dan Selat Hormuz: Jalur Strategis yang Dibayangi Ancaman

×

Laut Merah dan Selat Hormuz: Jalur Strategis yang Dibayangi Ancaman

Share this article
Laut Merah dan Selat Hormuz: Jalur Strategis yang Dibayangi Ancaman
Laut Merah dan Selat Hormuz: Jalur Strategis yang Dibayangi Ancaman

Bedah Berita – Berita Terkini dan Terpercaya Indonesia – 24 Juli 2026 | Laut Merah dan Selat Hormuz merupakan jalur strategis yang sangat penting bagi pengiriman minyak dunia. Namun, kedua jalur ini saat ini dibayangi ancaman serangan kelompok Houthi di Yaman dan Iran. Kapal pengangkut gas alam cair (LNG) GASLOG SALEM menjadi kapal LNG pertama yang melintasi Selat Bab el-Mandeb sejak Maret 2026. Pelayaran ini menjadi perkembangan penting bagi transportasi energi global, meski kawasan Laut Merah masih dibayangi ancaman serangan kelompok Houthi di Yaman.

Sementara itu, tiga tanker minyak mencoba melintasi wilayah Selat Hormuz yang telah dipasangi ranjau, di mana satu di antaranya meledak. Korps Garda Revolusi Iran (IRGC) menyatakan tidak ada tanker minyak yang diizinkan masuk maupun keluar. Selat Hormuz merupakan salah satu jalur perairan strategis paling krusial bagi arus perdagangan global.

📖 Baca juga:
Ranjau Laut Selat Hormuz: Robot AS Bersihkan, Iran Kebingungan Atasi Ancaman

Di lain pihak, pemegang jersey kuning Tadej Pogacar berhasil mempertahankan posisinya di puncak klasemen umum Tour de France 2026 setelah melewati etape ke-17 yang berlangsung agresif dari Chambéry menuju Voiron. Pembalap UAE Emirates XRG itu tetap berada di kelompok para kandidat juara dan tidak kehilangan waktu dari para pesaing utamanya dalam perebutan gelar.

Putri Kusuma Wardani dan ganda campuran Rehan Naufal Kusharjanto/Gloria Emanuelle Widjaja, sama-sama berhasil mengamankan tiket ke babak kedua turnamen BWF World Tour Super 1000 di Olympic Sports Center Gymnasium, Changzhou, Tiongkok. Putri yang menjadi unggulan keenam, mengatasi perlawanan wakil tuan rumah Han Qian Xi dengan skor 21-16, 21-16.

📖 Baca juga:
Bolívar: Dari Pahlawan Kebebasan hingga Saksi Terakhir Es Tropis yang Hilang

Eka Sandy, pria asal Kabupaten Nganjuk, mengklaim berhasil menuntaskan perjalanan jalan kaki dari Indonesia menuju Tanah Suci. Pria 36 tahun itu mengaku menempuh perjalanan selama 16 bulan dengan melintasi 11 negara sebelum akhirnya kembali ke kampung halamannya.

Kesimpulan, jalur Laut Merah dan Selat Hormuz merupakan jalur strategis yang sangat penting bagi pengiriman minyak dunia. Namun, kedua jalur ini saat ini dibayangi ancaman serangan kelompok Houthi di Yaman dan Iran. Oleh karena itu, keselamatan dan keamanan jalur ini harus menjadi prioritas utama bagi semua pihak yang terkait.

📖 Baca juga:
Rusia Tegaskan Dukungan pada Iran, Isyarat Strategis Putin kepada Trump di Tengah Konflik Timur Tengah

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *