Bedah Berita – Berita Terkini dan Terpercaya Indonesia – 17 Juli 2026 | Pertandingan semifinal Piala Dunia 2026 antara Argentina dan Inggris berakhir dengan kemenangan dramatis bagi Argentina. Dengan skor akhir 2-1, Argentina berhasil membalikkan keadaan setelah tertinggal pada menit ke-55 berkat gol Anthony Gordon. Gol penyamaan dicetak oleh Enzo Fernandez pada menit ke-85, dan Lautaro Martinez memastikan kemenangan Argentina dengan sundulan pada menit kedua masa injury time.
Kemenangan ini membuktikan daya juang tim Argentina yang dipimpin oleh Lionel Scaloni. Strategi pasif yang dipilih oleh pelatih Inggris, Thomas Tuchel, setelah unggul ternyata menjadi kesalahan fatal. Argentina memanfaatkan kelengahan ini untuk menguasai permainan dan mencetak gol-gol penentu.
Pelatih Argentina, Lionel Scaloni, memuji timnya yang tidak pernah menyerah dan terus berusaha hingga akhir. Sementara itu, Lionel Messi menegaskan bahwa kemenangan ini memiliki makna istimewa bagi Argentina, tidak hanya di dalam lapangan tetapi juga di luar lapangan.
Inggris, di sisi lain, harus menghadapi kenyataan bahwa mereka belum pernah mengalahkan tim yang berada di 10 besar ranking FIFA pada fase gugur Piala Dunia sejak 1998. Kekalahan dari Argentina memperpanjang catatan buruk ini, yang mencakup kekalahan dari tim-tim seperti Brasil, Portugal, Jerman, Prancis, dan lain-lain.
Kehadiran David Beckham di tribun VIP juga menjadi perhatian, ketika ia disoraki oleh suporter Argentina. Insiden ini mengingatkan kembali akan rivalitas panjang antara Inggris dan Argentina, yang telah berlangsung selama puluhan tahun.
Dengan kemenangan ini, Argentina melaju ke final Piala Dunia 2026 untuk menghadapi Spanyol, sementara Inggris harus puas bermain di laga perebutan tempat ketiga melawan Prancis. Pertandingan ini menunjukkan bahwa sepak bola tidak hanya tentang teknik dan strategi, tetapi juga tentang semangat dan daya juang.









