Bedah Berita – Berita Terkini dan Terpercaya Indonesia – 09 Juni 2026 | Nilai tukar rupiah terhadap dolar AS bergerak menguat 54 poin atau 0,29 persen menjadi Rp 18.134 per dolar AS pada pembukaan perdagangan hari ini. Sedangkan pada penutupan perdagangan sebelumnya, kurs rupiah di level Rp 18.188 per dolar AS.
Analis mata uang Doo Financial Futures, Lukman Leong mengatakan penguatan rupiah dipengaruhi meredanya eskalasi konflik geopolitik di Timur Tengah (Timteng). "Rupiah berpotensi menguat terhadap dolar AS di tengah menurunnya harga minyak dunia oleh meredanya geopolitik di Timteng dimana Iran dan Israel untuk sementara waktu menghentikan penyerangan," katanya.
Mengutip Anadolu, pemerintah Iran mengumumkan untuk mengakhiri serangannya terhadap Israel, tetapi dengan mengancam respons keras jika rezim Israel kembali menyerang Lebanon. Sebagaimana pernyataannya yang disiarkan Kantor Berita Tasnim, angkatan bersenjata Republik Islam Iran mengatakan bahwa Israel dan para pendukungnya "seharusnya mendapat" pelajaran dari respons Teheran yang dilakukan "demi mendukung rakyat Lebanon yang ditindas".
Namun, mereka memperingatkan bahwa jika agresi Israel berlanjut, khususnya di Lebanon selatan, maka "tindakan yang jauh lebih parah dan menghancurkan akan menanti".
Surat kabar Israeli Hayom melaporkan bahwa Tel Aviv dan Washington menyampaikan pesan kepada Teheran bahwa tidak akan ada serangan lanjutan dari Israel jika Iran tidak melanjutkan serangan.
"Namun, penguatan akan terbatas mengingat sentimen domestik yang masih negatif. Sentimen yang telah memburuk menjadi krisis kepercayaan," ungkap Lukman.
Perlu diingat bahwa nilai tukar rupiah terhadap dolar AS masih berfluktuasi dan dipengaruhi oleh berbagai faktor, termasuk kondisi ekonomi domestik dan internasional.
Sementara itu, di Kota Malang, aktivitas transaksi di sejumlah jasa penukaran valuta asing atau money changer justru terpantau lesu. Alih-alih ramai diserbu warga yang ingin menukarkan dolar mereka ke rupiah, sebagian besar masyarakat justru memilih mengambil sikap untuk menunggu dan memperhatikan pergerakan pasar.
Imbasnya, volume transaksi harian penyedia jasa penukaran uang mengalami penurunan yang cukup signifikan. Staf salah satu money changer di Kota Malang Vera mengungkapkan bahwa lonjakan kurs dolar kali ini belum mampu mendongkrak gairah aktivitas jual beli valas.
"Yang mau tukar dari dolar ke rupiah nunggu harganya naik lagi, sedangkan yang mau beli nunggu harganya turun. Sepertinya kayak gitu kondisinya," kata Vera.
Vera menjelaskan, perlambatan aktivitas ini mulai terasa sejak kurs dolar AS merayap naik mendekati Rp18 ribu. Pada situasi normal saat kurs bergerak stabil di kisaran Rp16 ribu hingga Rp17 ribu per dolar AS, perputaran uang dari berbagai mata uang asing di tempatnya bekerja dengan mudah menembus angka di atas Rp50 juta per hari.
Pemandangan berbeda terlihat dalam beberapa hari terakhir. Antrean panjang yang biasanya menjadi pemandangan lumrah, kini tampak lengang. "Justru kemarin hari Sabtu itu sepi. Biasanya banyak yang antre, kemarin nggak seberapa. Mungkin masih pada nunggu juga," ujarnya menambahkan.
Meski penurunan total transaksi belum sampai menyentuh angka 50%, Vera mengakui bahwa rata-rata omzet harian saat ini terkoreksi ke kisaran Rp30 juta dan kesulitan untuk mencapai angka Rp40 juta dalam sehari.
Menurut Vera masyarakat yang memiliki aset dolar AS saat ini lebih memilih untuk menyimpannya di dompet digital atau rekening mereka dengan harapan nilai tukar dollar terus merangkak naik lebih tinggi lagi dalam waktu dekat.
Kurs dolar AS terus meroket hingga Rp 18.187 ribu hari ini. Kenaikan nilai dollar tidak serta-merta memicu gelombang aksi ambil untung di daerah.
Kantor Imigrasi Makassar mencatat 18.937 orang mengurus paspor dalam kurun waktu enam bulan atau Januari hingga 8 Juni 2026. Sementara untuk periode Mei hingga 8 Juni 2026, ada 4.420 orang mengurus paspor.
"Bulan Mei 2026 ada 3.631 pemohon. Sementara (bulan) Juni hingga hari ini (8 Juni 2026) tercatat ada 789 pemohon," ungkap Oky Derajat Rizki Mubarok, Kepala Bidang Dokumen Perjalanan dan Izin Tinggal Imigrasi Makassar.
Oky menungkapkan warga yang mengurus paspor dengan berbagai kepentingan. Meski demikian, kata Oky, mayoritas masyarakat Sulsel mengurus paspor untuk ibadah umrah. "Dari semua tujuan (pemohon) paspor baik itu yang wisata, kunjungan keluarga, umrah maupun haji. Tapi terbanyak untuk umrah," ucapnya.
Sebelumnya diberitakan, Pengamat Ekonomi, Mata Uang, dan Komoditas Ibrahim Assuaibi memperkirakan pelemahan mata uang rupiah masih berlanjut dan berpotensi menyentuh level Rp19.000 per dolar Amerika Serikat (AS) pada akhir Juni 2026.
"Hari ini rupiah dibuka melemah cukup tajam. Tadi saya sudah infokan yaitu Rp18.129. Ada kemungkinan besar rupiah kalau saya lihat dari kondisi saat ini level Rp19.000.000 di akhir bulan ini kemungkinan akan tercapai," kata Ibrahim.
Menurut Ibrahim, tekanan terhadap rupiah saat ini berasal dari kombinasi faktor eksternal dan domestik yang membuat investor semakin berhati-hati terhadap aset berisiko di pasar negara berkembang, termasuk Indonesia.
Kesimpulan, nilai tukar rupiah terhadap dolar AS masih berfluktuasi dan dipengaruhi oleh berbagai faktor, termasuk kondisi ekonomi domestik dan internasional. Oleh karena itu, penting untuk memantau perkembangan nilai tukar dan melakukan keputusan yang tepat dalam melakukan transaksi valuta asing.











