Bedah Berita – Berita Terkini dan Terpercaya Indonesia – 09 Agustus 2026 | MotoGP Inggris 2026 telah memasuki puncaknya di Sirkuit Silverstone, dengan pembalap Indonesia Veda Ega Pratama memulai balapan dari posisi ke-16 di kelas Moto3. Sebelumnya, Veda Ega telah menunjukkan performa yang cukup menjanjikan selama sesi latihan, tetapi sayangnya ia gagal mempertahankan kecepatannya pada sesi kualifikasi.
Veda Ega Pratama sebenarnya datang ke sesi kualifikasi dengan modal yang cukup positif, setelah menempati posisi keenam pada latihan bebas pertama dan kemudian menembus tiga besar pada sesi practice di Sirkuit Silverstone. Namun, performa tersebut gagal diteruskan ketika memasuki sesi kualifikasi, di mana Veda Ega harus puas berada di posisi ke-16 dengan catatan waktu 2 menit 10,910 detik atau terpaut 1,784 detik dari Scott Ogden yang merebut pole position.
Sementara itu, Raul Fernandez dari Aprilia Trackhouse menunjukkan performa luar biasa dengan memenangi balapan utama MotoGP Inggris di Sirkuit Silverstone. Pembalap asal Spanyol tersebut tampil dominan sejak lampu start padam hingga menyentuh garis finis, sekaligus mengamankan kemenangan keduanya sepanjang karier di kelas utama MotoGP.
Kemenangan Fernandez tidak lepas dari momentum di awal balapan, di mana ia berhasil memanfaatkan start buruk yang dialami Jorge Martin. Meski memulai balapan dari posisi terdepan, Martin kehilangan posisi setelah motornya sempat mengeluarkan percikan api dari bagian belakang saat melakukan start. Masalah teknis tersebut diduga menjadi penyebab Martin gagal mempertahankan keunggulannya di tikungan pertama.
Situasi ini dimanfaatkan dengan sempurna oleh Fernandez, yang langsung melesat dan membangun jarak yang cukup aman. Sepanjang 20 lap balapan di Silverstone, Fernandez tidak memberikan celah sedikit pun bagi para pesaingnya untuk melakukan serangan, hingga akhirnya ia finis di posisi pertama dengan keunggulan yang meyakinkan.
Keberhasilan Fernandez juga diikuti oleh hasil positif rekan setimnya di Aprilia, Marco Bezzecchi, yang berhasil melengkapi podium dengan finis di urutan ketiga. Hasil ini menjadi pencapaian emosional bagi Bezzecchi, mengingat ia baru saja pulih dari cedera patah tulang selangka yang didapatnya saat sesi kualifikasi MotoGP Jerman bulan lalu.
Dengan hasil ini, Fernandez mencatatkan sejarah unik di Silverstone, menjadi pembalap ke-12 yang berbeda yang berhasil memenangi Grand Prix di lintasan legendaris tersebut dalam 12 gelaran MotoGP terakhir, menegaskan betapa kompetitifnya persaingan di sirkuit ini.
Meskipun gagal meraih kemenangan di balapan utama, Jorge Martin tetap menutup akhir pekan di Inggris dengan hasil yang sangat menguntungkan. Setelah memenangi sesi sprint race pada hari Sabtu, posisi kedua di balapan utama membuatnya semakin kokoh di puncak klasemen sementara pembalap.
Veda Ega Pratama, yang start dari posisi ke-16, harus bekerja keras mengejar posisi depan setelah hasil kualifikasi yang kurang maksimal. Ia harus melewati rombongan pembalap sejak lap awal jika ingin kembali bersaing di barisan depan, seperti yang ditunjukkannya pada hari pertama Grand Prix Inggris.
Di akhir balapan, Veda Ega memang tidak berhasil meraih posisi yang memuaskan, tetapi ia tetap menunjukkan semangat dan dedikasi yang kuat dalam menghadapi tantangan di Moto3 Inggris 2026. Dengan pengalaman ini, Veda Ega diharapkan dapat memperbaiki performa dan strategi untuk menghadapi balapan-balapan selanjutnya.











