Uncategorized

Veda Ega Pratama Naik Satu Peringkat di Klasemen Moto3 Setelah Brian Uriarte Didiskualifikasi

×

Veda Ega Pratama Naik Satu Peringkat di Klasemen Moto3 Setelah Brian Uriarte Didiskualifikasi

Share this article
Veda Ega Pratama Naik Satu Peringkat di Klasemen Moto3 Setelah Brian Uriarte Didiskualifikasi
Veda Ega Pratama Naik Satu Peringkat di Klasemen Moto3 Setelah Brian Uriarte Didiskualifikasi

Bedah Berita – Berita Terkini dan Terpercaya Indonesia – 06 Juni 2026 | Kabar mengejutkan datang dari panggung Moto3 World Championship. Pebalap rookie asal Spanyol, Brian Uriarte, resmi didiskualifikasi dari seluruh hasil balapan di Seri Catalunya akibat pelanggaran regulasi teknis. Keputusan ini memberikan berkah tersendiri bagi pebalap muda Indonesia yang bernaung di bawah bendera Red Bull KTM Ajo, Veda Ega Pratama.

Dengan dicoretnya poin Uriarte di Catalunya, posisi Veda di klasemen sementara Moto3 ikut terkerek naik satu peringkat. Sebelumnya, Uriarte sejatinya baru saja merayakan kemenangan Grand Prix pertamanya yang gemilang di Sirkuit Mugello, Italia, pada Minggu lalu. Namun, sukacita itu langsung dibayangi oleh sanksi berat atas pelanggaran yang terjadi pada seri sebelumnya.

📖 Baca juga:
Veda Ega Pratama Memburu Pole di Moto3 Italia 2026

Petaka bagi Uriarte bermula saat pemeriksaan teknis pasca-kualifikasi di Sirkuit Catalunya. Motor KTM tunggangan pebalap Red Bull tersebut kedapatan menggunakan oli mesin yang tidak sesuai dengan regulasi resmi Federasi Sepeda Motor Internasional (FIM). Berdasarkan aturan ketat Moto3, seluruh tim wajib menggunakan pelumas dari pemasok tunggal yang telah ditunjuk tanpa rekayasa tambahan.

Regulasi FIM Moto3 menyatakan: “Hanya oli mesin dari pemasok oli yang ditunjuk yang diizinkan untuk digunakan di semua bagian mesin, termasuk crankcase, gearbox, dan kopling. Penggunaan oli resmi tanpa tambahan atau perubahan apa pun adalah wajib.” Pihak Direktur Teknis sejatinya memiliki wewenang penuh untuk mengambil sampel pelumas dari tim mana pun secara acak dan kapan saja.

📖 Baca juga:
Megawati Hangestri Pertiwi dan Veda Ega Pratama Jadi Sorotan di Dunia Olahraga

Saat dipanggil dalam sidang di sela-sela GP Mugello, Uriarte sempat mengajukan banding dan meminta analisis sampel kedua (Sampel B). Namun, hasil laboratorium tetap menunjukkan temuan yang sama dengan Sampel A. Melalui sidang lanjutan yang digelar di Hongaria pada Kamis pagi waktu setempat, FIM Steward resmi menjatuhkan hukuman berupa diskualifikasi total untuk Uriarte dari sesi kualifikasi dan balapan di Catalunya.

Hukuman ini menjadi pukulan telak bagi Uriarte. Di GP Catalunya, ia tampil impresif dengan mengamankan posisi start ketiga dan menyentuh garis finis di urutan keempat. Kehilangan poin krusial dari Catalunya membuat posisinya di klasemen kejuaraan dunia merosot tajam. Sebelum sanksi diketuk, Uriarte bertengger di peringkat keempat dan tertinggal 78 poin dari Maximo Quiles di puncak klasemen. Kini, ia harus rela terjun bebas ke peringkat kedelapan dalam klasemen revisi terbaru.

📖 Baca juga:
Veda Ega Pratama Siap Taklukkan Sirkuit Balaton Park di GP Hungaria

Pada sisi lain, perubahan klasemen ini menjadi angin segar bagi kemajuan pebalap Tanah Air, Veda Ega Pratama. Pebalap asal Gunungkidul, Yogyakarta, yang tengah melakoni musim debutnya di kancah dunia ini otomatis naik satu peringkat di papan klasemen sementara. Pergeseran ini tentu menjadi modal motivasi tambahan bagi Veda untuk terus mendulang poin dan mempertajam adaptasinya di kelas Moto3 pada seri-seri berikutnya.

Dengan perubahan klasemen ini, Veda Ega Pratama semakin dekat dengan posisi atas dan memiliki kesempatan untuk meningkatkan peringkatnya di klasemen Moto3. Dengan motivasi yang tinggi dan dukungan dari tim dan penggemar, Veda Ega Pratama siap untuk menghadapi tantangan di seri-seri berikutnya dan membawa harum nama Indonesia di kancah balap motor internasional.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *