Bedah Berita – Berita Terkini dan Terpercaya Indonesia – 18 Juni 2026 | Timnas voli putra Indonesia telah mempersiapkan diri untuk menghadapi AVC Cup 2026 yang akan digelar di Ahmedabad, India pada 20-28 Juni. Dalam persiapan tersebut, terjadi pergantian pemain di posisi outside hitter, di mana Agil Angga Anggara digantikan oleh Fauzan Nibras yang berusia 18 tahun.
Fauzan Nibras bukanlah wajah baru di tim nasional karena sebelumnya ia telah memperkuat Timnas voli putra Indonesia di AVC Challenge Cup 2024. Dengan pergantian ini, timnas voli putra Indonesia akan memiliki tiga pemain yang berusia di bawah 21 tahun, yaitu Raihan Rizky Attorif, Fauzan Nibras, dan Muhammad Reyhan.
PBVSI menargetkan timnas voli putra Indonesia untuk menembus empat besar di AVC Cup 2026. Ketua Umum PP PBVSI, Imam Sudjarwo, mengakui bahwa persaingan di fase grup tidak akan mudah, terutama karena Indonesia harus menghadapi Qatar dan Korea Selatan. Namun, ia berharap skuad Garuda mampu menunjukkan daya juang untuk meraih hasil lebih baik dibandingkan AVC Nations Cup 2025.
Kapten timnas voli putra Indonesia, Jasen Natanael Kilanta, mengatakan bahwa persiapan tim berjalan baik setelah menjalani pemusatan latihan bersama pelatih Reidel Toiran maupun sebelumnya bersama Sergio Veloso. Ia menilai bahwa kekompakan antar pemain semakin terbentuk dan berharap tim putra mampu mencatatkan hasil lebih baik dibandingkan edisi sebelumnya.
Di AVC Cup 2026, timnas voli putra Indonesia tergabung di Pool B bersama Qatar, Korea Selatan, Oman, dan Thailand. Mereka dijadwalkan bertolak pada Kamis, 18 Juni 2026, dan menjalani masa adaptasi sebelum laga perdana menghadapi Korea Selatan.
Sementara itu, PBVSI juga melepas timnas voli putri Indonesia U-18 untuk mengikuti Princess Cup U-18 dan AVC Girls Cup 2026 di Thailand. Target yang dicanangkan untuk timnas voli putri U-18 adalah menembus final Princess Cup U-18 dan empat besar AVC Girls Cup 2026.
Dengan demikian, timnas voli putra dan putri Indonesia telah siap untuk menghadapi tantangan di kancah internasional. Dukungan dari masyarakat Indonesia sangat dibutuhkan untuk memotivasi para pemain menunjukkan yang terbaik dan mengharumkan nama Indonesia.











