Bedah Berita – Berita Terkini dan Terpercaya Indonesia – 10 Juli 2026 | Tim nasional sepak bola Mesir kembali ke tanah air setelah Piala Dunia 2026. Mereka disambut meriah oleh ribuan penggemar di Bandara el-Alamein. Timnas Mesir berhasil lolos ke babak 16 besar turnamen untuk pertama kalinya setelah mengalahkan Australia 4-2 melalui adu penalti, yang dipimpin oleh Mohamed Salah.
Para pemain dijadwalkan akan bertemu dengan Presiden Mesir Abdel-Fattah el-Sissi pada hari Sabtu, yang mengucapkan terima kasih kepada tim dalam sebuah pernyataan di Facebook. Presiden mengucapkan terima kasih atas penampilan terhormat mereka dan atas pencapaian tonggak sejarah yang belum pernah terjadi sebelumnya dalam sejarah sepak bola Mesir.
Asosiasi Sepak Bola Mesir, atau EFA, mengatakan bahwa mereka sangat tidak puas dengan kinerja wasit dalam pertandingan melawan Argentina dan keputusan yang terkait dengan sistem Video Assistant Referee, atau VAR. Pelatih Mesir Hossam Hassan dan beberapa pemain mengkritik wasit setelah Argentina mencetak tiga gol tanpa balas dalam 13 menit untuk melakukan salah satu comeback terbesar dalam sejarah Piala Dunia.
Mohamed Salah menyampaikan pesan kepada pendukung Timnas Mesir setelah langkah negaranya terhenti di perempat final Piala Dunia 2026. Salah meminta suporter tetap percaya kepada tim nasional dan berjanji akan melakukan segala daya upaya untuk memastikan ini menandai awal baru bagi sepak bola Mesir di panggung internasional.
Sementara itu, kematian pekerja kemanusiaan Palestina, Mohammed al-Wahidi, dalam serangan udara Israel di Kota Gaza pada Selasa memicu gelombang duka di seluruh Jalur Gaza. Al-Wahidi dikenal sebagai salah satu tokoh kemanusiaan yang paling dekat dengan masyarakat selama perang berlangsung.
Federasi Sepak Bola Internasional (FIFA) tidak akan menjatuhkan sanksi apa pun kepada tim nasional Argentina, meskipun muncul kontroversi akibat yel-yel yang dilantunkan para pemain setelah mengalahkan Mesir dengan skor 3-2 di babak 16 besar Piala Dunia 2026.
Sadio Mané, bintang tim nasional Senegal, mengumumkan pengunduran dirinya dari tim nasional, mengakhiri salah satu karier paling gemilang dalam sejarah sepak bola Senegal dan Afrika. Mané menjadi simbol generasi emas yang mengembalikan tim nasional “Singa Teranga” ke podium juara dan kembali bersaing di turnamen-turnamen terbesar.
Kesimpulan dari Piala Dunia 2026 bagi tim nasional Mesir adalah bahwa mereka telah menunjukkan peningkatan yang signifikan dalam performa mereka. Mereka berhasil lolos ke babak 16 besar turnamen untuk pertama kalinya dan memberikan perlawanan sengit kepada tim-tim besar seperti Argentina. Meskipun mereka tidak berhasil melaju ke tahap selanjutnya, mereka telah membuktikan bahwa mereka adalah tim yang patut diperhitungkan di kancah sepak bola internasional.











