Bedah Berita – Berita Terkini dan Terpercaya Indonesia – 26 Mei 2026 | Manchester City telah menjadi kekuatan dominan di sepak bola Inggris berkat kepemimpinan Pep Guardiola. Dalam satu dekade, Guardiola telah mempersembahkan 20 trofi utama kepada Manchester City, termasuk gelar Premier League dan Piala FA.
Satu musim yang paling merepresentasikan kegilaan Manchester City era Guardiola adalah musim 2017/2018. Pada musim itu, Manchester City tampil seperti mesin yang tidak bisa dihentikan, memenangkan 32 pertandingan liga dari total 38 laga dan hanya kalah dua kali sepanjang musim.
Puncaknya terjadi pada laga terakhir melawan Southampton ketika gol telat Gabriel Jesus memastikan Manchester City mencapai 100 poin. Angka itu terasa tidak masuk akal, karena sebelum Guardiola datang, belum pernah ada klub Inggris yang mencapai 100 poin dalam satu musim liga.
Guardiola juga telah mengubah cara bermain Manchester City, membuat mereka menang dengan gaya yang membuat dunia terpukau. Mereka mencetak 106 gol liga dalam satu musim, rekor yang masih bertahan hingga sekarang.
Gabriel Jesus sendiri telah menjadi bagian penting dari kesuksesan Manchester City. Ia telah mencetak banyak gol penting, termasuk gol telat melawan Southampton yang memastikan Manchester City mencapai 100 poin.
Selain kesuksesan di Manchester City, Gabriel Jesus juga telah meraih kesuksesan dengan tim nasional Brasil. Ia telah membantu Brasil memenangkan Copa America, dengan mencetak gol penting melawan Peru.
Dalam Copa America, Brasil menghadapi Peru di final dan memenangkan pertandingan dengan skor 3-1. Gabriel Jesus mencetak gol kedua bagi Brasil, memastikan kemenangan bagi timnya.
Kesuksesan Gabriel Jesus dan Manchester City di bawah Pep Guardiola telah membuat mereka menjadi salah satu tim terkuat di sepak bola Inggris. Mereka terus menjadi ancaman bagi tim-tim lain, dan akan terus berusaha untuk meraih kesuksesan di masa depan.
Dalam beberapa tahun terakhir, Manchester City telah menjadi tim yang sangat kuat dan konsisten, dan kesuksesan mereka berkat kepemimpinan Guardiola dan kontribusi pemain-pemain seperti Gabriel Jesus.











