TEKNO

Tiongkok Meluncurkan Regulasi Baru untuk Kecerdasan Buatan, Apa yang Berubah?

×

Tiongkok Meluncurkan Regulasi Baru untuk Kecerdasan Buatan, Apa yang Berubah?

Share this article
Tiongkok Meluncurkan Regulasi Baru untuk Kecerdasan Buatan, Apa yang Berubah?
Tiongkok Meluncurkan Regulasi Baru untuk Kecerdasan Buatan, Apa yang Berubah?

Bedah Berita – Berita Terkini dan Terpercaya Indonesia – 08 Juli 2026 | Tiongkok baru-baru ini meluncurkan regulasi baru untuk kecerdasan buatan (AI), terutama untuk layanan AI yang berperilaku seperti teman dekat, pasangan romantis, atau anggota keluarga. Regulasi ini bertujuan untuk memastikan bahwa layanan AI tetap aman dan tidak mendorong ketergantungan emosional yang tidak sehat.

Regulasi ini dikeluarkan oleh Administrasi Ruang Siber Tiongkok, bersama dengan departemen pemerintah lainnya, dan akan mulai berlaku pada 15 Juli. Beberapa perusahaan teknologi Tiongkok, seperti ByteDance dan Alibaba, telah mulai memperbarui platform AI mereka untuk mematuhi regulasi baru ini.

📖 Baca juga:
Dunia Keuangan Menghadapi Tantangan Baru: AI dan Perubahan di Sektor Keuangan

Sementara itu, harga minyak telah melonjak lebih dari 6% setelah Presiden Amerika Serikat Donald Trump mengumumkan bahwa perjanjian sementara dengan Iran telah berakhir. Hal ini telah memicu kekhawatiran tentang inflasi dan tren ekonomi lainnya.

Dalam konteks kecerdasan buatan, Tiongkok juga telah memperingatkan tentang adanya “pintu belakang” keamanan pada alat pemrograman AI yang dikembangkan oleh perusahaan AS Anthropic. Pintu belakang ini dapat memungkinkan perangkat lunak untuk mengirimkan informasi sensitif, termasuk lokasi dan identitas pengguna, ke server Anthropic tanpa persetujuan pengguna.

📖 Baca juga:
Festival Perahu Naga: Tradisi Kuno Tiongkok yang Masih Lestari Hingga Kini

Di India, Institut Teknologi Hyderabad (IIT Hyderabad) telah mengumumkan cutoff untuk program B.Tech di bidang Ilmu Komputer dan Kecerdasan Buatan. Cutoff ini berdasarkan pada peringkat JEE Advanced dan dapat membantu calon mahasiswa untuk memperkirakan peluang mereka dalam mendapatkan tempat di program tersebut.

Akhirnya, New Jersey di Amerika Serikat telah meloloskan undang-undang yang mengharuskan mobil otonom untuk dilengkapi dengan teknologi lidar. Hal ini dapat mempengaruhi perusahaan seperti Tesla, yang telah memilih untuk menggunakan kamera saja dalam mengembangkan mobil otonom mereka.

📖 Baca juga:
Gangguan KRL dan Sinyal WiFi Lemot: Apa yang Bisa Dilakukan?

Kesimpulan, regulasi baru untuk kecerdasan buatan di Tiongkok, serta perkembangan lainnya di bidang kecerdasan buatan, menunjukkan bahwa teknologi ini terus berkembang dan memerlukan perhatian yang lebih besar dalam hal keamanan dan etika.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *