PERISTIWA

Sudaryono Dilantik Jadi Kepala Badan Gizi Nasional, Menggantikan Nanik S. Deyang

×

Sudaryono Dilantik Jadi Kepala Badan Gizi Nasional, Menggantikan Nanik S. Deyang

Share this article
Sudaryono Dilantik Jadi Kepala Badan Gizi Nasional, Menggantikan Nanik S. Deyang
Sudaryono Dilantik Jadi Kepala Badan Gizi Nasional, Menggantikan Nanik S. Deyang

Bedah Berita – Berita Terkini dan Terpercaya Indonesia – 29 Juli 2026 | Presiden Prabowo Subianto telah melantik Wakil Menteri Pertanian Sudaryono sebagai Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) di Istana Negara, Jakarta, menggantikan Nanik S. Deyang yang mengundurkan diri karena alasan kesehatan. Pelantikan tersebut berdasarkan Keputusan Presiden Nomor 78/P Tahun 2026 tentang Pemberhentian dan Pengangkatan Kepala Badan Gizi Nasional.

Sudaryono, yang akrab disapa Mas Dar, bercerita tentang masa kecilnya yang berasal dari desa dan bukan dari kalangan kelas atas. Ia selalu menjaga gizinya dengan banyak memakan telur dari ayam peliharaan keluarga. Menurutnya, pemenuhan gizi terhadap anak sangat penting, dan program Makan Bergizi Gratis (MBG) hadir sebagai tindakan nyata pemerintah untuk memberi gizi pada anak.

📖 Baca juga:
Komando Gabungan Wilayah Pertahanan II: Sinergi Pertahanan dan Keamanan

Sebelumnya, Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman menyatakan bahwa keputusan Presiden Prabowo Subianto untuk melantik Sudaryono sebagai Kepala BGN adalah keputusan yang terbaik bagi Kementerian Pertanian. Amran menekankan bahwa pengangkatan menteri dan wakil menteri merupakan hak prerogatif Presiden.

Saat ini, posisi Wakil Menteri Pertanian masih kosong setelah Sudaryono dilantik sebagai Kepala BGN. Amran menyatakan bahwa keputusan pengisian jabatan Wakil Menteri Pertanian diserahkan kepada Presiden Prabowo Subianto.

📖 Baca juga:
Jakarta Hari Ini: Waspada Banjir Pesisir dan Peniadaan Car Free Day

Badan Gizi Nasional telah mengalami tiga kali pergantian pimpinan sejak lembaga tersebut dibentuk. Sebelum Sudaryono, Nanik S. Deyang menjabat sebagai Kepala BGN sebelum mengundurkan diri karena alasan kesehatan.

Dalam beberapa waktu terakhir, BGN juga terlibat dalam kasus dugaan korupsi tata kelola program Makan Bergizi Gratis (MBG). Kejaksaan Agung telah menetapkan mantan Wakil Kepala BGN, Lodewyk Pusung, sebagai tersangka dalam kasus tersebut. Penyidik telah mengantongi sejumlah alat bukti, termasuk percakapan elektronik antara Lodewyk Pusung dan istrinya.

📖 Baca juga:
Ribuan Orang Turun ke Jalan, Demo di Jakarta Hari Ini Berlangsung Dengan Pengawalan Ketat

Kasus korupsi ini telah menimbulkan perhatian publik dan menyoroti pentingnya pengawasan dan akuntabilitas dalam pengelolaan program pemerintah. Dengan dilantiknya Sudaryono sebagai Kepala BGN, diharapkan lembaga tersebut dapat menjalankan tugasnya dengan lebih efektif dan transparan.

Kesimpulan dari peristiwa ini adalah bahwa pengelolaan program pemerintah harus dilakukan dengan transparan dan akuntabel. Dengan demikian, program-program pemerintah dapat berjalan efektif dan bermanfaat bagi masyarakat.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *