Bedah Berita – Berita Terkini dan Terpercaya Indonesia – 26 Juli 2026 | Kabupaten Lombok Barat meraih prestasi gemilang pada ajang Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) XII NTB 2026 dengan meraih 74 medali emas dan menembus peringkat tiga besar klasemen akhir. Capaian tersebut menjadi lompatan signifikan bagi Lombok Barat yang pada penyelenggaraan sebelumnya berada di posisi keenam.
Prestasi itu diraih di tengah keterbatasan anggaran dan berbagai tantangan yang dihadapi selama persiapan hingga pelaksanaan kompetisi. Wakil Bupati Lombok Barat, Nurul Adha, menyampaikan rasa syukur dan bangga atas perjuangan seluruh atlet, pelatih, dan official yang berhasil mengharumkan nama daerah.
Sementara itu, Bupati Lombok Timur, Haerul Warisin, mengatakan kehadiran para dokter menjadi fondasi utama kemajuan pembangunan dan peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM) di daerah setempat. Ia menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas kontribusi nyata seluruh tenaga medis di sektor kesehatan dalam meningkatkan pelayanan publik kepada masyarakat.
Dalam konteks lain, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyita satu unit Toyota Alphard milik Bupati Lombok Barat nonaktif, Lalu Ahmad Zaini, dalam penggeledahan terkait kasus dugaan suap, benturan kepentingan, dan gratifikasi.
Menyusul masih adanya kepala daerah maupun pejabat daerah yang terjerat kasus korupsi, Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian menggelar rapat pembahasan rencana kolaborasi penguatan integritas dan pencegahan korupsi pemerintahan bersama Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Rapat tersebut dihadiri Ketua KPK Setyo Budiyanto, Deputi Bidang Penindakan KPK Asep Guntur Rahayu, serta Deputi Bidang Koordinasi dan Supervisi KPK Ely Kusumastuti.
Kolaborasi antara Kemendagri dan KPK bertujuan memperkuat upaya pencegahan tindak pidana korupsi di lingkungan pemerintah daerah. Kemendagri dan KPK akan menggelar kegiatan di 10 klaster wilayah di Indonesia sebagai bagian dari penguatan pencegahan korupsi di daerah.
Porprov NTB 2026 telah menunjukkan kemajuan dan prestasi yang signifikan bagi Lombok Barat, serta upaya pencegahan korupsi yang dilakukan oleh Kemendagri dan KPK untuk memperkuat integritas pemerintahan daerah.











