Bencana Alam

Prakiraan Cuaca BMKG: Jakarta Cerah, 11 Provinsi Dilanda Hujan Lebat

×

Prakiraan Cuaca BMKG: Jakarta Cerah, 11 Provinsi Dilanda Hujan Lebat

Share this article
Prakiraan Cuaca BMKG: Jakarta Cerah, 11 Provinsi Dilanda Hujan Lebat
Prakiraan Cuaca BMKG: Jakarta Cerah, 11 Provinsi Dilanda Hujan Lebat

Bedah Berita – Berita Terkini dan Terpercaya Indonesia – 17 Juli 2026 | Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprediksi cuaca Jakarta akan cerah pada Jumat, 17 Juli 2026. Suhu udara di Jakarta diprediksi berkisar antara 25 hingga 35 derajat Celsius. Namun, tidak semua wilayah di Indonesia akan mengalami cuaca cerah. BMKG memprediksi bahwa 11 provinsi akan dilanda hujan lebat, sedangkan provinsi lainnya akan diterjang angin kencang.

BMKG menjelaskan bahwa potensi hujan lebat dipengaruhi oleh sejumlah fenomena atmosfer yang dapat mendukung pertumbuhan awan hujan, baik secara lokal maupun regional. Gelombang Kelvin dan Gelombang Rossby Ekuatorial yang aktif melintasi serta berpropagasi di sejumlah wilayah juga turut berpengaruh pada dinamika atmosfer di Indonesia.

📖 Baca juga:
Gempa Bumi Mengguncang Indonesia: Dampak dan Upaya Penanganan

Selain itu, Siklon Tropis Haishen yang berkembang dari Bibit Siklon Tropis 97W juga diprediksi akan memberikan dampak tidak langsung terhadap kondisi cuaca dan perairan Indonesia, berupa potensi hujan. Keberadaan sistem tersebut diprediksi akan membentuk daerah konvergensi dan konfluensi di Laut Sulawesi, perairan utara Papua, serta di sekitar pusat sirkulasinya.

BMKG juga mengingatkan masyarakat untuk meningkatkan kesiapsiagaan dan kewaspadaan terhadap prakiraan cuaca tersebut. Dalam beberapa hari terakhir, BMKG telah memantau beberapa wilayah yang berpotensi dilanda hujan lebat dan angin kencang.

📖 Baca juga:
Gempa Darat Magnitudo 3.5 Guncang Cianjur, Kereta Api Siliwangi Sementara Dihentikan

Sementara itu, cuaca di Bali diprediksi akan berawan hingga cerah berawan pada Jumat, 17 Juli 2026. Suhu udara di Bali berkisar antara 20-31 derajat Celsius dengan kelembaban udara berkisar antara 58-99 persen.

BMKG juga mengungkap potensi tsunami di Teluk Balikpapan, Kalimantan Timur, tidak hanya dipicu gempa megathrust. Longsoran bawah laut akibat gempa di wilayah barat Sulawesi juga berpotensi memicu gelombang tsunami yang menjalar hingga pesisir Balikpapan.

📖 Baca juga:
Gempa M 5,9 Guncang Minahasa Utara, Pengunjung Hotel Lari Tinggalkan Sarapan

Kepala Stasiun Geofisika BMKG Balikpapan Rasmid mengatakan bahwa potensi tersebut dipengaruhi karakteristik dasar laut Selat Makassar yang memiliki lereng curam sehingga rentan mengalami longsoran ketika diguncang gempa.

Dalam menghadapi prakiraan cuaca yang tidak menentu, masyarakat diimbau untuk selalu memantau informasi cuaca terbaru dari BMKG dan meningkatkan kesiapsiagaan terhadap bencana alam.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *