Bedah Berita – Berita Terkini dan Terpercaya Indonesia – 11 Juli 2026 | Gempa bumi merupakan salah satu bencana alam yang paling berpotensi menyebabkan kerusakan besar dan kehilangan nyawa. Di Indonesia, gempa bumi telah menjadi ancaman serius, terutama setelah gempa Majene pada 2021 yang menewaskan 105 orang dan melukai 6.489 lainnya. Oleh karena itu, upaya mitigasi dan pemberdayaan masyarakat menjadi sangat penting untuk menghadapi bencana tersebut.
Yayasan Jejak Teduh Indonesia, yang lahir dari gerakan relawan pascagempa Majene, telah meluncurkan Project Planet Proklim untuk mengintegrasikan pengelolaan sampah rumah tangga dengan kebun dapur sebagai bentuk adaptasi dan mitigasi perubahan iklim. Program ini bertujuan meningkatkan kapasitas dan partisipasi perempuan dalam menghadapi dampak perubahan iklim melalui pemanfaatan pekarangan rumah, pengelolaan sampah organik menjadi kompos, serta penggunaan barang bekas sebagai media tanam.
Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Jatim juga telah berkolaborasi dengan Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) untuk memberikan edukasi bencana kepada pengunjung di halaman Museum Negeri Mpu Tantular. Kegiatan ini dilakukan dalam rangka mengisi musim liburan sekolah dan meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya mitigasi bencana.
Selain itu, korban tewas akibat gempa kembar dahsyat yang mengguncang Venezuela terus bertambah, dengan jumlah korban tewas mencapai 3.889 orang. Gempa bumi bermagnitudo 7,2 dan 7,5 yang terjadi pada 24 Juni lalu menimbulkan hampir 17.000 orang terluka dan hampir 18.000 orang lainnya kehilangan tempat tinggal.
Studi baru juga menemukan bahwa gunung api bawah laut di lepas pantai Mayotte telah memuntahkan magma purba yang berasal dari eon geologi paling awal di bumi, masa di mana Bulan diperkirakan terbentuk akibat tabrakan dahsyat antara bumi dan planet kuno bernama Theia.
Industri perfilman Korea Selatan telah menghadirkan kisah tentang gempa bumi, letusan gunung berapi, wabah virus, zombie, kebakaran gedung, hingga dunia pasca-apokaliptik. Beberapa film bahkan dikenal luas di berbagai negara berkat kualitas cerita dan visualnya.
Dalam menghadapi bencana alam, upaya mitigasi dan pemberdayaan masyarakat menjadi sangat penting. Dengan meningkatkan kesadaran dan kapasitas masyarakat, kita dapat mengurangi risiko dan dampak bencana, serta membangun ketahanan pangan dan masyarakat yang lebih kuat.











