Bencana Alam

Gempa Bumi Terkini: Sigi dan Tahuna Kepulauan Sangihe Diguncang Gempa, BPBD Jatim Siap Menghadapi Potensi Gempa Darat M 7

×

Gempa Bumi Terkini: Sigi dan Tahuna Kepulauan Sangihe Diguncang Gempa, BPBD Jatim Siap Menghadapi Potensi Gempa Darat M 7

Share this article
Gempa Bumi Terkini: Sigi dan Tahuna Kepulauan Sangihe Diguncang Gempa, BPBD Jatim Siap Menghadapi Potensi Gempa Darat M 7
Gempa Bumi Terkini: Sigi dan Tahuna Kepulauan Sangihe Diguncang Gempa, BPBD Jatim Siap Menghadapi Potensi Gempa Darat M 7

Bedah Berita – Berita Terkini dan Terpercaya Indonesia – 20 Juni 2026 | Gempa bumi kembali mengguncang beberapa wilayah di Indonesia. Kabupaten Sigi, Sulawesi Tengah, dan Tahuna, Kepulauan Sangihe, menjadi dua wilayah yang terkena dampak gempa terkini.

Menurut Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), gempa bumi dengan kekuatan magnitudo 2,1 mengguncang wilayah timur laut Kabupaten Sigi, Sulawesi Tengah, pada Jumat (19/6/2026) pagi. Gempa terjadi pada pukul 09.54 WIB atau 10.54 Wita dengan pusat gempa berada pada koordinat 1,14 Lintang Selatan dan 120,18 Bujur Timur, sekitar 42 kilometer timur laut Kabupaten Sigi, Sulawesi Tengah.

📖 Baca juga:
Banjir Bandang Melanda Gorontalo, Ribuan Warga Terdampak

Sementara itu, wilayah Tahuna, Kepulauan Sangihe, juga diguncang gempa bumi dengan kekuatan magnitudo 4,0 pada Sabtu, 20 Juni 2026. Pusat gempa berada di laut sekitar 171 kilometer Utara Tahuna Kep. Sangihe.

Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Letjen TNI Suharyanto menyebut sebagian besar warga terdampak gempa di Kabupaten Sigi memilih mengungsi secara mandiri di sekitar rumah mereka dibanding berada di lokasi pengungsian terpusat. Hal ini membuat pemerintah harus menyesuaikan pola penanganan di lapangan, termasuk dengan mendistribusikan tenda ke berbagai titik pengungsian mandiri yang tersebar di sejumlah desa terdampak.

📖 Baca juga:
Gempa Bumi dan Cuaca Ekstrem: Mengenal Fenomena Alam di Indonesia

Di Jawa Timur, BPBD Jatim juga siap menghadapi potensi gempa darat M 7 yang dipicu oleh Sesar Kendeng. Kepala Bidang Pencegahan dan Kesiapsiagaan BPBD Jatim, Deni Kiki Melia Tamara, menyebut pihaknya telah melakukan berbagai upaya sosialisasi kepada masyarakat saat terjadi gempa bumi.

BPBD Jatim juga mengembangkan Taman Pendidikan Bencana yang dilengkapi dengan fasilitas ruang simulator gempa. Selain itu, pihaknya juga memanfaatkan mobil edukasi penanggulangan bencana dan melakukan sosialisasi jalur evakuasi atau rambu-rambu kebencanaan.

📖 Baca juga:
Gempa Bumi Mengguncang Indonesia dan Chili: Informasi Terkini

Dengan upaya-upaya tersebut, diharapkan masyarakat dapat meningkatkan pemahaman dan kesiapsiagaan dalam menghadapi bencana gempa bumi. Masyarakat juga diimbau untuk tetap tenang, tidak mudah percaya informasi yang belum terverifikasi, dan selalu mengikuti informasi resmi kebencanaan.

Keseluruhan upaya ini bertujuan untuk mengurangi risiko korban jiwa dan kerugian akibat bencana gempa bumi. Dengan demikian, masyarakat dapat lebih siap dan tangguh dalam menghadapi bencana alam.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *