Bedah Berita – Berita Terkini dan Terpercaya Indonesia – 23 Juli 2026 | Bumi, planet yang kita tinggali, telah mengalami banyak perubahan besar sepanjang sejarahnya. Salah satu peristiwa yang paling signifikan adalah hujan asteroid yang terjadi sekitar 800 juta tahun lalu. Peristiwa ini tidak hanya memengaruhi Bumi, tetapi juga Bulan dan Mars.
Para peneliti telah menemukan bahwa asteroid yang jatuh ke Bumi pada saat itu memiliki dampak yang besar pada iklim dan geologi planet ini. Namun, bukti-bukti dari peristiwa ini sangat sulit ditemukan karena pergerakan lempeng tektonik, aktivitas gunung berapi, dan erosi yang terus-menerus mengubah wajah Bumi.
Di sisi lain, Bulan yang tidak memiliki lempeng tektonik, air, atau atmosfer tebal, menyimpan jejak-jejak tumbukan purba dengan jauh lebih baik. Penelitian sebelumnya menunjukkan adanya lonjakan jumlah tumbukan besar di Bulan sekitar 800 juta tahun lalu, berdasarkan perkiraan usia kawah dan kaca tumbukan yang dikumpulkan misi Apollo.
Tim peneliti yang dipimpin Dr. William Bottke dari Southwest Research Institute menggunakan model tumbukan dan dinamika orbit untuk melacak asal lonjakan tersebut. Mereka menghubungkannya dengan pecahnya sebuah objek besar di sabuk asteroid utama antara Mars dan Jupiter, yang dikenal sebagai badan induk Eulalia, sebuah objek mirip kondrit karbon primitif yang bertabrakan dengan objek lain.
Sementara itu, di Indonesia, gempa bumi masih terus terjadi. Bahkan, pada hari ini, telah terjadi lima gempa susulan. Gempa bumi ini dapat menyebabkan kerusakan pada bangunan dan infrastruktur, serta mengancam keselamatan jiwa manusia.
Dalam dunia bisnis, harga saham PT Bumi Resources Tbk (BUMI) melonjak 13% pada sesi kedua perdagangan saham Kamis, 23 Juli 2026. Kenaikan harga saham BUMI didorong sentimen kehadiran Salim Group yang memberikan jangkar kredibilitas yang kuat, memulihkan tata kelola perusahaan, serta membuka akses jaringan bisnis dan pembiayaan yang jauh lebih luas.
Senior Market Analyst PT Mirae Asset Sekuritas, Nafan Aji, menuturkan bahwa kenaikan harga saham BUMI juga didukung oleh skala ekonomi yang masif dan biaya produksi per ton yang relatif kompetitif di industri. Berkat penyelesaian utang melalui skema private placement jumbo di masa lalu, beban bunga pinjaman BUMI telah terpangkas secara drastis.
Di akhir, perubahan besar yang terjadi pada Bumi, baik itu hujan asteroid maupun gempa bumi, serta perubahan di dunia bisnis, seperti kenaikan harga saham BUMI, semua ini membuktikan bahwa Bumi dan kehidupan di dalamnya terus berubah dan berkembang.











