Bedah Berita – Berita Terkini dan Terpercaya Indonesia – 27 April 2026 | Veda Ega Pratama, pembalap muda berusia 17 tahun asal Gunungkidul, Yogyakarta, menorehkan prestasi luar biasa pada seri keempat Moto3 2026 yang digelar di Sirkuit Jerez, Spanyol, Minggu 26 April 2026. Dimulai dari posisi start ke-17, sang rider berhasil melaju naik 11 posisi dan menutup balapan di urutan keenam, sekaligus mengamankan sepuluh poin penting bagi klasemen.
Pada sesi kualifikasi, Veda mengalami kecelakaan yang membuatnya harus memulai balapan dari barisan belakang. Meskipun demikian, ia berhasil melakukan start yang bersih dan langsung menembus beberapa posisi di tikungan pertama, mencapai posisi ke-14 hanya setelah satu putaran. Kecepatan reaksi dan kemampuan mengatur rem menjadi faktor utama yang membantu ia menghindari kerumunan di garis start.
Setelah masuk ke lintasan lurus, Veda terus meningkatkan tempo, dan pada putaran kedua berhasil menembus zona sepuluh teratas. Pada putaran kelima, ia berada di posisi kedelapan, menandai momentum positif di tengah persaingan ketat antara pembalap-pembalap berpengalaman seperti Maximo Quiles (CFMoto Aspar Team), Adrian Fernandez (Leopard Racing), dan David Munoz (Liqui Moly Dynavolt Intact GP). Veda sempat bersaing langsung dengan Alvaro Carpe (Red Bull KTM Ajo) pada pertengahan balapan.
Memasuki putaran ke-12, Veda tetap konsisten di zona sepuluh, namun harus menahan tekanan dari rider yang lebih cepat. Pada putaran ke-15, ia bahkan menyentuh posisi kelima, bersaing ketat dengan Carpe yang kemudian berhasil menyalipnya kembali. Pada fase akhir, Veda menstabilkan kecepatan dan memanfaatkan slipstream di lintasan lurus Jerez untuk menutup jarak dengan grup terdepan.
Di lintasan lurus terakhir, Veda berhasil menahan posisi keenam hingga garis finish, menyelesaikan balapan dengan selisih waktu yang kompetitif. Ia memperoleh sepuluh poin dunia yang meningkatkan posisi klasemen kejuaraan, sekaligus menambah rasa percaya diri menjelang seri berikutnya di Le Mans, Prancis, pada 10 Mei 2026.
Setelah penampilan gemilang di Spanyol, Veda mengungkapkan kebahagiaan dan harapannya. “Balapan ini sangat positif bagi saya. Saya melakukan start yang bagus, bergabung dengan grup 10 besar, dan belajar banyak dari setiap overtaking. Saya menantikan tantangan di Le Mans,” ujar Veda dalam konferensi pers singkat. Penampilannya menjadi sorotan media Indonesia, menegaskan kembali kualitas pembalap muda Indonesia di kancah Moto3 dunia.
Sebelumnya, Veda harus mengakhiri balapan di Amerika Serikat secara DNF akibat jatuh pada lintasan. Kegagalan tersebut menjadi motivasi tambahan bagi rider Honda Team Asia untuk bangkit kembali. Dengan poin yang didapat di Jerez, Veda kini berada di posisi menengah klasemen, namun potensi pertumbuhannya masih sangat besar.
Keberhasilan Veda Ega Pratama juga memperkuat citra Honda Team Asia sebagai tim yang mampu menumbuhkan talenta lokal. Dukungan teknis, motor Honda, serta pembinaan intensif menjadi faktor penting yang mendorong performa Veda di sirkuit internasional. Jika konsistensi ini terjaga, Veda memiliki peluang besar untuk menembus podium secara reguler di sisa musim.
- Posisi start: 17
- Posisi finish: 6
- Posisi teratas yang dicapai: 5 (putaran ke-15)
- Jumlah poin diperoleh: 10
- Tim: Honda Team Asia
- Seri berikutnya: Moto3 Le Mans, 10 Mei 2026









