Bedah Berita – Berita Terkini dan Terpercaya Indonesia – 16 April 2026 | Portland Trail Blazers berhasil menutup malam dengan kemenangan dramatis melawan Phoenix Suns dengan skor 114-110 dalam pertandingan Play-In yang berlangsung di arena rumah Suns. Pada kuartal keempat, Blazers terpaksa mengejar ketertinggalan 11 poin, namun dengan serangan balik yang terorganisir dan eksekusi tembakan tiga angka yang tajam, mereka berhasil membalikkan keadaan dan menancapkan kemenangan di menit-menit akhir.
Awal pertandingan menunjukkan dominasi Phoenix. Suns mengawali kuarter pertama dengan permainan yang agresif, memanfaatkan kecepatan serangan balik dan keunggulan dalam rebound ofensif. Pemain bintang mereka, termasuk Devin Booker dan Kevin Durant, menambah poin secara konsisten, sehingga Suns memimpin 30-22 pada akhir kuarter pertama. Trail Blazers tampak masih menyesuaikan ritme, namun tidak menyerah.
Memasuki kuarter kedua, Blazers mulai menemukan ritme serangan mereka. Anfernee Simons, yang mencetak 24 poin total dalam pertandingan, memimpin serangan dengan penetrasi ke dalam cat dan tembakan luar yang akurat. Selain itu, Jerami Grant menambahkan kekuatan di area paint dengan beberapa dunk penting serta pertahanan yang kuat. Pada pertengahan kuarter kedua, selisih skor turun menjadi tiga poin, menandakan bahwa Blazers mulai mengurangi jarak.
Setelah jeda istirahat, Suns kembali menampilkan permainan yang solid, memperlebar selisih menjadi 11 poin pada menit-menit awal kuarter ketiga. Namun, Trail Blazers tidak kehilangan fokus. Dengan bantuan dari Jusuf Nurkic yang menguasai rebound dan memberikan assist, serta kontribusi signifikan dari Anfernee Simons, Blazers mengurangi defisit menjadi lima poin pada akhir kuarter ketiga.
Kuarter keempat menjadi ajang pertarungan sengit. Suns memanfaatkan keunggulan mereka dalam tembakan tiga angka, tetapi Blazers menanggapi dengan serangkaian serangan balik cepat yang memanfaatkan turnover Suns. Pada menit ke-6 kuarter keempat, Blazers berhasil menyamakan kedudukan berkat tembakan tiga angka krusial dari Simons. Pada detik-detik akhir, dengan skor 108-108, Jerami Grant melakukan sebuah layup penting, diikuti oleh tembakan bebas yang berhasil menambah keunggulan menjadi 110-108.
Suns berusaha mengejar kembali, tetapi serangan mereka terhenti oleh pertahanan ketat Blazers. Dalam satu serangan terakhir, Suns gagal menembus pertahanan dan kehilangan bola, memberikan kesempatan bagi Blazers untuk menambah dua poin lagi melalui tembakan bebas, sehingga mengakhiri pertandingan dengan skor 114-110.
Kemenangan ini bukan hanya sekadar menambah satu kemenangan di papan skor, tetapi juga membuka peluang strategis bagi Trail Blazers. Dengan hasil ini, Blazers mengamankan posisi di Playoff dan akan menghadapi San Antonio Spurs dalam babak berikutnya. Pertandingan melawan Spurs diprediksi akan menjadi tantangan berat mengingat kecepatan serangan Spurs dan kedalaman skuad mereka.
Pelatih Portland, Chauncey Billups, mengapresiasi mentalitas timnya yang tidak mudah menyerah. “Kami tahu kami berada di bawah tekanan, tetapi para pemain menunjukkan karakter yang kuat. Kami tetap fokus pada detail, terutama pada transisi pertahanan dan eksekusi tembakan tiga angka,” ujar Billups dalam konferensi pers pasca pertandingan.
Di sisi lain, pelatih Phoenix, Monty Williams, mengakui bahwa timnya perlu memperbaiki eksekusi di kuarter keempat. “Kami kehilangan momentum di akhir pertandingan. Kami harus belajar dari kesalahan ini dan menyiapkan diri lebih baik untuk sisa musim,” katanya.
Kemenangan ini menambah kepercayaan diri Trail Blazers menjelang konfrontasi dengan Spurs. Jika mereka mampu mempertahankan konsistensi serangan balik dan mengoptimalkan pertahanan perimeter, peluang mereka untuk melaju lebih jauh dalam playoff semakin besar. Bagi para penggemar NBA, pertandingan ini menambah catatan epik tentang comeback di kuarter akhir, menunjukkan betapa pentingnya ketangguhan mental dalam kompetisi bergengsi.











