Bedah Berita – Berita Terkini dan Terpercaya Indonesia – 07 Mei 2026 | Napoli menorehkan prestasi gemilang pada pekan ke-38 Serie A 2025/2026 dengan mengamankan gelar Scudetto pertama sejak era era 1990-an. Kemenangan 2-1 atas Fiorentina di Stadio Diego Armando Maradona mempertegas posisi klub sebagai juara paling konsisten dalam tiga belas pertandingan terakhir. Sementara itu, Inter Milan yang sebelumnya memimpin klasemen selama enam pekan berakhir di posisi runner‑up, dan Como menembus zona Liga Champions untuk pertama kalinya dalam sejarah klub.
Keberhasilan Napoli tidak lepas dari performa impresif Marco Di Maria yang mencetak dua gol krusial melawan Fiorentina, serta pertahanan solid yang hanya kebobolan tiga kali dalam lima laga terakhir. Pelatih Rudi Garcia mengungkapkan kebanggaan timnya mampu menahan tekanan dari rival utama, terutama ketika Inter Milan gagal memanfaatkan peluang pada laga melawan Lazio yang berakhir imbang 0‑0.
Klasemen Serie A akhir musim 2025/2026
| Peringkat | Tim | PG | MEN | K | GM | GK | Poin |
|---|---|---|---|---|---|---|---|
| 1 | Napoli | 38 | 24 | 8 | 6 | 0 | 80 |
| 2 | Inter Milan | 38 | 22 | 10 | 6 | 0 | 76 |
| 3 | Como | 38 | 20 | 11 | 7 | 0 | 71 |
| 4 | Juventus | 38 | 18 | 12 | 8 | 0 | 66 |
| 5 | Atalanta | 38 | 17 | 13 | 8 | 0 | 64 |
Statistik di atas menegaskan dominasi Napoli yang unggul lima poin atas Inter Milan. Inter, meski kalah satu poin di zona juara, masih mencatat rekor defensif terkuat kedua setelah Napoli dengan hanya menggelontorkan tujuh gol kebobolan. Sementara itu, Como menutup musim dengan selisih gol +13, cukup untuk menyalip Juventus dan menempati tiket Liga Champions.
Faktor kunci kemenangan Napoli
- Serangan berimbang: Kombinasi kreativitas Di Maria, kecepatan Lorenzo Insigne, dan ketajaman Victor Osimhen menghasilkan 85 gol sepanjang kompetisi.
- Stabilitas lini belakang: Central defender Andrea Consigli menjadi kapten lapangan, memimpin pertahanan yang hanya kebobolan 20 gol.
- Manajemen taktik: Rudi Garcia berhasil mengubah formasi menjadi 4‑3‑3 fleksibel, menyesuaikan strategi melawan lawan kuat seperti AC Milan dan Roma.
Di luar lapangan, manajemen klub Napoli juga berhasil menyeimbangkan keuangan dengan menandatangani sponsor baru bernama “TechNova”. Pendapatan komersial meningkat 18% dibandingkan musim sebelumnya, memberikan kebebasan untuk memperkuat skuad pada bursa transfer musim panas.
Perjuangan Inter Milan dan harapan masa depan
Inter Milan, yang dipimpin oleh pelatih Simone Inzaghi, harus puas dengan posisi kedua. Kegagalan memanfaatkan peluang pada laga melawan Atalanta (1‑1) menjadi titik balik yang mengurangi harapan meraih gelar. Namun, klub tetap menonjolkan ambisi kuat untuk kembali menjuarai Serie A pada musim berikutnya, dengan rencana pembelian gelandang kreatif dari Liga Spanyol.
Como: Pintu gerbang pertama ke Liga Champions
Como, yang dipandu oleh pelatih Stefano Pioli, menampilkan permainan menyerang yang mengandalkan sayap cepat dan pressing tinggi. Gol kemenangan melawan Fiorentina (3‑2) di babak akhir musim menjadi penentu utama dalam mengamankan tempat ketiga. Dengan tiket Liga Champions, Como akan bersaing melawan raksasa Eropa pada fase grup, membuka peluang pendapatan signifikan serta eksposur global bagi pemain muda seperti Mattia Zaccagni.
Secara keseluruhan, Serie A musim ini menampilkan persaingan ketat di puncak klasemen, dengan tiga klub utama memperlihatkan kualitas yang dapat bersaing di level internasional. Napoli berhasil menutup musim dengan gelar Scudetto yang layak, Inter Milan menyiapkan strategi perbaikan, dan Como membuka babak baru dalam sejarah klubnya.
Para penggemar sepak bola Italia kini menantikan dinamika transfer musim panas, dimana klub-klub besar akan berlomba mengamankan talenta terbaik untuk melanjutkan persaingan di kompetisi domestik dan Eropa.











