Bedah Berita – Berita Terkini dan Terpercaya Indonesia – 04 Mei 2026 | Pertandingan pekan ke-27 Liga 2 2025/2026 yang berlangsung pada Minggu, 3 Mei 2026 di Stadion Lukas Enembe, Kabupaten Jayapura, menyajikan aksi menegangkan antara Persipura Jayapura dan Persiku Kudus. Dalam laga yang menjadi sorotan akhir pekan, Mutiara Hitam berhasil mengamankan kemenangan tipis 2-0 atas Macan Muria, sekaligus mengukuhkan tiketnya menuju babak playoff promosi ke Super League.
Gol pertama tercipta pada menit ke-23 melalui tendangan penalti yang dieksekusi oleh pemain asing Williams Lugo. Gol kedua tidak kalah dramatis, ketika Jeam Kelly Sroyer mengeksekusi penalti kedua pada menit ke-44, mengakhiri babak pertama dengan keunggulan 2-0. Kedua gol tersebut menjadi penentu arah pertandingan, karena Persiku Kudus gagal mengimbangi serangan lawan hingga peluit akhir.
Berikut ringkasan statistik pertandingan:
| Tim | Gol | Shot on Target | Kartu Kuning |
|---|---|---|---|
| Persipura Jayapura | 2 | 7 | 1 |
| Persiku Kudus | 0 | 3 | 2 |
Pelatih Persipura, Rahmad Darmawan, menyampaikan rasa syukur setelah kemenangan yang ia sebut “momentum langka” bagi timnya. “Puji Tuhan, Alhamdulillah hari ini kami diberikan kemenangan di pertandingan yang sangat penting. Kami masih diberi satu kesempatan besar untuk melaju ke Super League,” ujar Darmawan di sela-sela konferensi pers. Ia menambahkan bahwa laga melawan Persiku Kudus berfungsi sebagai simulasi persiapan menghadapi lawan kuat di playoff, yaitu Adhyaksa FC, runner‑up Grup A.
Di sisi lain, pelatih Persiku, Bambang Pujo Sumantri, meski menelan kekalahan, tetap memuji kerja keras skuadnya yang berhasil menghindari degradasi. Ia juga menyuarakan harapan besar bagi Persipura untuk kembali berkompetisi di Liga 1. “Tidak ramai liga Indonesia kalau tidak ada Persipura. Saya pribadi mendoakan semoga Persipura naik ke Liga 1,” ungkap Bambang setelah pertandingan selesai. Pemain Persiku, Lerby Eliandy Pong Babu, menambahkan bahwa atmosfer di stadion terasa luar biasa dengan dukungan 32.840 suporter Persipura yang menciptakan suasana “baru” bagi tim tamu.
Kemenangan ini menempatkan Persipura Jayapura sebagai runner‑up Grup Timur dengan total 56 poin, menyamai poin PSS Sleman yang unggul secara head‑to‑head. Kedua tim akan melaju ke babak playoff, namun Persipura harus menanti hasil pertemuan PSS Sleman dengan PSIS di grup B untuk menentukan lawan semifinalnya. Jika berhasil, Persipura akan bertarung melawan Adhyaksa FC untuk satu tiket promosi ke Super League.
Sementara itu, Persiku Kudus mengakhiri fase grup di posisi ketujuh dengan 27 poin. Meskipun belum mencetak kemenangan dalam empat laga terakhir, mereka tetap selamat dari zona degradasi. Analisis pertandingan menunjukkan bahwa meski menurunkan beberapa pemain kunci seperti Igor Costa, Caique Souza, dan Jaimerson Xavier, Persiku gagal memanfaatkan peluang emas yang muncul, terutama pada menit ke-79 ketika Igor Costa hampir menebak jala gawang Persipura.
Para pendukung Persipura menilai pertandingan melawan Persiku sebagai bukti kebangkitan kembali Mutiara Hitam. “Setelah kami masuk ke lapangan, atmosfernya sangat luar biasa. Ini baru Persipura yang sudah lama hilang,” ujar salah satu suporter. Dukungan massa ini dianggap menjadi faktor tambahan yang memperkuat mental tim dalam menggapai target promosi.
Ke depan, fokus Persipura terletak pada persiapan fisik dan taktik menjelang playoff. Darmawan menekankan pentingnya konsolidasi tim dan menjaga kondisi psikologis pemain. “Kami akan melakukan konsolidasi dengan pemain, apalagi mereka sedang dalam satu gairah menunggu pertandingan selanjutnya,” katanya.
Secara keseluruhan, laga Persipura vs Persiku ini tidak hanya memberikan hasil akhir 2-0, melainkan juga menegaskan peran penting Persipura dalam ekosistem sepak bola Indonesia serta mengukuhkan harapan banyak pihak agar Mutiara Hitam kembali berkiprah di kasta tertinggi.











