Bedah Berita – Berita Terkini dan Terpercaya Indonesia – 07 Mei 2026 | Persela Lamongan merayakan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-xx dengan menghadirkan nostalgia lewat jersey lawas yang dibagikan kepada suporter pada acara yang digelar di Stadion Surajaya. KJLA (Komunitas Jiwa Laskar Persela) menjadi tuan rumah acara, menampilkan koleksi jersey klasik era kejayaan klub, termasuk seragam musim 2016 yang membawa Persela masuk empat besar klasemen Liga 2.
Acara tersebut tidak hanya sekadar pameran jersey, melainkan juga ajang penggalangan semangat bagi tim yang kini berada di tengah persaingan sengit untuk mengamankan tiket promosi ke BRI Super League. Persela menempati posisi ketiga pada klasemen sementara Liga 2, hanya di belakang PSS Sleman dan Garudayaksa FC yang sudah mengamankan tiket promosi.
Target Promosi dan Jadwal Playoff
Menurut regulasi kompetisi, tiga tim teratas klasemen akhir akan langsung naik ke BRI Super League, sementara tim peringkat keempat hingga keenam akan bertarung di babak playoff single match. Persela, dengan 54 poin, berada di urutan ketiga dan menunggu konfirmasi apakah klub akan melaju otomatis atau harus menunggu hasil pertandingan antara runner‑up grup.
Jika terjadi perubahan, Persela siap menghadapi lawan potensial, antara lain Adhyaksa FC yang menempati posisi runner‑up grup B dengan 51 poin. Pertandingan playoff dijadwalkan berlangsung pada 9 Mei 2026 di Stadion Lukas Enembe, Jayapura, dengan kickoff pukul 15.00 WIB.
Pengaruh Mantan Pemain Asing
Bek naturalisasi Otavio Dutra, yang pernah memperkuat Persela pada musim 2024/2025, memberikan komentar tentang perbedaan mentalitas pemain antara Persela dan klub lain. Dutra mencatat bahwa ketika ia bergabung dengan Persela, tim berada di peringkat tiga untuk promosi, berbeda jauh dengan pengalaman di PSIS Semarang yang berada di zona degradasi.
“Mental pemain di Persela sangat kompetitif. Kami selalu menyiapkan diri secara profesional, dan itu tercermin dalam performa di lapangan,” ujar Dutra dalam wawancara. Pernyataan tersebut menambah kepercayaan suporter bahwa skuad Persela memiliki pondasi yang kuat untuk menembus BRI Super League.
Strategi dan Tantangan Kedepan
Manajer teknis Persela, Fariz Hidayat, menegaskan pentingnya konsistensi dalam tiga pertandingan terakhir musim ini. “Kami harus memaksimalkan poin di laga melawan Persita Tangerang, Persekat Tegal, dan PSIS Semarang. Setiap poin sangat berharga untuk mengamankan posisi promosi otomatis,” kata Fariz.
Selain itu, Persela berencana mengoptimalkan potensi pemain muda seperti penyerang muda Andi Prasetyo yang baru mencetak dua gol dalam laga melawan Persekat. Klub juga tengah merundingkan perekrutan satu striker asing untuk menambah daya serang menjelang fase penutup.
Harapan Suporter
Suporter Persela, yang dikenal dengan sebutan “Laskar Joko,” menyambut antusias acara jersey nostalgia. Mereka menilai bahwa mengingat masa lalu dapat menjadi pemicu motivasi untuk menatap masa depan. “Kami bangga melihat klub menghidupkan kembali jersey klasik. Itu mengingatkan kami pada era keemasan dan menambah semangat menunggu promosi,” ujar salah satu suporter bernama Rudi.
Dengan atmosfer positif tersebut, Persela Lamongan kini menatap akhir musim dengan optimisme tinggi. Jika berhasil mengamankan tiket promosi, klub tidak hanya akan kembali ke panggung BRI Super League, tetapi juga mengukir kembali sejarah gemilang yang pernah dibawa oleh jersey-jersey legendaris itu.
Kesimpulannya, perayaan HUT Persela yang dipadukan dengan strategi kompetitif, dukungan suporter, dan pengalaman mantan pemain asing menegaskan tekad klub untuk melaju ke BRI Super League. Pertarungan di fase playoff akan menjadi ujian akhir, namun persiapan matang dan semangat kebersamaan memberi keyakinan bahwa Persela Lamongan siap menorehkan prestasi baru di kancah sepak bola nasional.









