Bedah Berita – Berita Terkini dan Terpercaya Indonesia – 20 Juni 2026 | Paul Scholes, mantan gelandang Manchester United, baru-baru ini mengkritik peran Cristiano Ronaldo di Timnas Portugal setelah hasil imbang 1-1 melawan RD Kongo pada laga pembuka Grup K Piala Dunia 2026. Scholes menilai kehadiran Ronaldo yang kini berusia 41 tahun mulai menjadi masalah bagi Portugal dan menyulitkan pelatih Roberto Martinez dalam menyusun tim terbaiknya.
Scholes mengaku pernah secara langsung menanyakan kepada pelatih Portugal, Roberto Martinez mengenai pengaruh Ronaldo di dalam tim. Menurutnya, keberadaan mantan rekan setimnya di Manchester United tersebut kini menjadi dilema tersendiri bagi sang pelatih.
Menurut Scholes, usia Ronaldo menjadi faktor utama yang membuatnya meragukan efektivitas sang penyerang sebagai starter. Ia berpendapat bahwa pemain berusia 41 tahun tidak lagi ideal menjadi ujung tombak utama sebuah tim yang ingin bersaing di level tertinggi.
Scholes bahkan menyebut hanya posisi penjaga gawang yang masih memungkinkan pemain berusia 41 tahun tampil secara reguler sebagai starter. Sementara untuk posisi penyerang tengah, ia menilai tuntutan fisik dan mobilitas yang dibutuhkan sudah sangat sulit dipenuhi.
Mantan gelandang timnas Inggris itu menilai Ronaldo masih dapat memberikan kontribusi, tetapi lebih efektif jika dimainkan sebagai pemain pengganti pada fase akhir pertandingan. Dengan kondisi tersebut, Portugal dinilai bisa tetap memanfaatkan naluri gol Ronaldo tanpa harus bergantung penuh kepadanya sejak menit awal.
Sementara itu, Lionel Messi bersinar pada laga pertama Piala Dunia 2026. Messi langsung mencetak hattrick untuk membantu Argentina menang 3-0 atas Aljazair. Berbeda dengan Ronaldo, Messi menunjukkan performa yang sangat baik dan menjadi salah satu pemain terbaik di Piala Dunia 2026.
Kritik Scholes terhadap Ronaldo menuai banyak perdebatan di kalangan penggemar sepak bola. Beberapa orang setuju dengan pendapat Scholes, sementara yang lain membela Ronaldo dan menyatakan bahwa ia masih memiliki kemampuan yang sangat baik.
Dalam beberapa hari terakhir, Piala Dunia 2026 telah menyajikan banyak pertandingan yang menarik dan penuh dramatis. Dari kekalahan tim-tim besar hingga kebangkitan tim-tim underdog, Piala Dunia 2026 telah membuktikan bahwa sepak bola adalah olahraga yang penuh kejutan dan ketidakpastian.
Bagi Portugal, hasil imbang 1-1 melawan RD Kongo merupakan hasil yang tidak memuaskan. Mereka harus berjuang lebih keras jika ingin maju ke babak selanjutnya. Sementara itu, Argentina telah membuktikan bahwa mereka adalah salah satu tim terkuat di Piala Dunia 2026 dengan kemenangan 3-0 atas Aljazair.
Kesimpulan dari kritik Scholes terhadap Ronaldo adalah bahwa usia dan performa Ronaldo telah menjadi perhatian besar bagi Portugal. Namun, masih banyak pertandingan yang harus dimainkan, dan Portugal masih memiliki kesempatan untuk memperbaiki diri dan maju ke babak selanjutnya.











