Bedah Berita – Berita Terkini dan Terpercaya Indonesia – 29 April 2026 | Jakarta – Sorotan dunia voli Asia kembali tertuju pada pemain asal Indonesia, Megawati Hangestri Pertiwi, setelah keberhasilannya memimpin Jakarta Pertamina Enduro meraih gelar juara Proliga 2026. Sejumlah klub top Korea Selatan, termasuk Hyundai Hillstate, kini mengaku serius mendekatkan diri untuk merekrut sang opposite hitter. Jika berhasil, Megawati dapat kembali menjejakkan langkahnya di V‑League, kompetisi tertinggi voli putri Korea.
Menurut pernyataan manajer Megawati yang disampaikan pada pekan lalu, klub Hyundai Hillstate telah mengirim delegasi hingga tingkat direktur dan pelatih untuk melakukan pembicaraan intensif. Manajer menegaskan, “Hyundai Hillstate menunjukkan komitmen yang kuat, mulai dari kunjungan teknis hingga penawaran kontrak yang kompetitif.” Pernyataan ini sejalan dengan laporan agen yang menyebut Megawati menjadi incaran utama klub V‑League menjelang musim 2027.
Sementara itu, klub Red Sparks yang pernah menjadi rumah megabintang Indonesia pada musim 2023‑2024 kini menutup peluang kepulangannya. Red Sparks telah menandatangani pemain asal China, Zhong Hui, sebagai kuota pemain Asia baru, sehingga kuota bagi Megawati menjadi tidak tersedia. Keputusan tersebut menutup harapan para penggemar Indonesia yang sempat membayangkan reuni megabintang dengan setter senior Yeum Hye‑seon.
Berbeda dengan Red Sparks, Hyundai Hillstate tampak menyiapkan posisi strategis bagi Megawati. Klub tersebut, yang berkompetisi di divisi teratas V‑League, tengah mengalami penurunan performa pada beberapa pertandingan terakhir. Pihak manajemen mengaku, kehadiran Megawati diharapkan dapat memperkuat lini serang dan meningkatkan persaingan mereka untuk kembali merebut gelar juara.
Berikut ini beberapa faktor yang menjadi pertimbangan Hyundai Hillstate dalam upaya mendatangkan Megavati:
- Kualifikasi Internasional: Megawati memiliki pengalaman bermain di V‑League sebelumnya serta catatan impresif di Proliga Indonesia.
- Statistik Penyerangan: Rata‑rata poin per pertandingan mencapai 19,5 dengan efisiensi serangan di atas 45%.
- Pengaruh Komersial: Popularitas Megavati di pasar Indonesia dapat meningkatkan penjualan merchandise dan nilai siaran klub.
Di sisi lain, agen pemain mengungkapkan bahwa Megavati memiliki opsi lain selain Hyundai Hillstate. Klub-klub lain di Asia, termasuk tim‑tim di Jepang dan Turki, juga melontarkan tawaran. Namun, Megavati tampaknya lebih tertarik pada tantangan kembali ke V‑League, mengingat pengalaman positifnya pada musim sebelumnya dan keinginan untuk menguji diri melawan kompetisi kelas dunia.
Para pengamat menilai, keputusan akhir akan sangat dipengaruhi oleh faktor kontrak, durasi keanggotaan, serta persetujuan kuota pemain asing dari KOVO (Korea Volleyball Federation). Jika semua persyaratan terpenuhi, Megavati dapat menandatangani kontrak pada akhir tahun 2026 dan bersiap bergabung dengan Hyundai Hillstate pada musim berikutnya.
Para penggemar voli Indonesia pun menantikan kabar resmi. Media sosial dipenuhi spekulasi, dan banyak yang mengharapkan Megavati membawa semangat juara kembali ke panggung internasional. Sejauh ini, belum ada pernyataan resmi dari Hyundai Hillstate maupun pihak Megavati mengenai tanggal penandatanganan kontrak.
Apapun hasilnya, kepastian kepindahan Megavati ke V‑League akan menjadi sinyal kuat bahwa bakat Indonesia semakin diakui di kancah global, sekaligus membuka peluang bagi pemain lain untuk menembus kompetisi teratas Asia.











