OLAHRAGA

Mantan Kiper Arsenal Alex Manninger Meninggal Dunia Tertabrak Kereta di Salzburg, Dunia Sepak Bola Berduka

×

Mantan Kiper Arsenal Alex Manninger Meninggal Dunia Tertabrak Kereta di Salzburg, Dunia Sepak Bola Berduka

Share this article
Mantan Kiper Arsenal Alex Manninger Meninggal Dunia Tertabrak Kereta di Salzburg, Dunia Sepak Bola Berduka
Mantan Kiper Arsenal Alex Manninger Meninggal Dunia Tertabrak Kereta di Salzburg, Dunia Sepak Bola Berduka

Bedah Berita – Berita Terkini dan Terpercaya Indonesia – 18 April 2026 | Alex Manninger, mantan penjaga gawang berpengalaman yang pernah membela Arsenal, Juventus, serta sejumlah klub top Eropa, dilaporkan meninggal dunia pada Kamis, 16 April 2026, setelah mobilnya ditabrak kereta api di kawasan Nußdorf am Haunsberg, dekat Salzburg, Austria. Kecelakaan terjadi sekitar pukul 08.20 waktu setempat, menewaskan Manninger pada usia 48 tahun.

Menurut keterangan kepolisian setempat, mobil pribadi Manninger melaju menyeberangi perlintasan kereta ketika sebuah kereta api melintas dengan kecepatan tinggi. Kendaraan tersebut kemudian tertimpa rel, menyebabkan tabrakan dahsyat yang mengakibatkan mobil terlempar dan menghancurkan kabin. Petugas medis yang tiba di lokasi segera memberikan pertolongan pertama menggunakan defibrillator, namun upaya penyelamatan tidak berhasil dan Manningin dinyatakan meninggal di tempat.

📖 Baca juga:
Joey Pelupessy Kembali Berlatih: Titik Terang Setelah Isu Paspor di Belgia

Polisi menegaskan bahwa tidak ada korban luka pada masinis kereta maupun penumpang lainnya. Penyebab pasti kecelakaan masih dalam penyelidikan, termasuk apakah faktor kecepatan, kondisi cuaca, atau kelalaian sinyal perlintasan menjadi kontributor utama. Pihak berwenang meminta saksi mata dan rekaman CCTV di sekitar lokasi untuk mempercepat proses investigasi.

Berita duka ini segera menuai respons luas dari dunia sepak bola. Arsenal mengeluarkan pernyataan resmi melalui media sosial, menyatakan, “Semua orang di Arsenal terkejut dan sangat sedih atas meninggalnya mantan kiper kami, Alex Manninger. Pikiran kami bersama keluarga dan orang terkasihnya pada saat yang menyedihkan ini. Beristirahatlah dengan tenang, Alex.” Juventus pun mengirimkan belasungkawa serupa, menekankan kontribusi Manninger tidak hanya di dalam lapangan, tetapi juga sebagai sosok dengan nilai-nilai integritas yang tinggi.

Rekan-rekan seprofesi juga mengungkapkan rasa kehilangan yang mendalam. Gianluigi Buffon, legenda kiper Italia yang pernah menjadi rekan setim Manninger di Juventus, menuliskan ucapan duka melalui unggahan Instagram, menyebut Manninger sebagai “pria luar biasa yang selalu memberikan contoh baik di dalam dan di luar lapangan.” Beberapa mantan pemain Austria, termasuk mantan kapten timnas, turut menyampaikan penghormatan dan kenangan hangat tentang kepribadian dan profesionalisme sang atlet.

📖 Baca juga:
Marcus Smart Buktikan Nilai Jutaan Dollar: Penyelamat Lakers di Playoff 2026

Karier Manningan dimulai di akademi SV Austria Salzburg pada 1989. Ia kemudian meniti jalur profesional bersama Grazer AK pada musim 1996/1997 sebelum direkrut Arsenal pada Juni 1997. Di London, ia menjadi bagian penting skuad di bawah Arsène Wenger, mencatatkan 64 penampilan dan membantu klub meraih gelar Liga Inggris serta FA Cup pada musim 1997/1998. Selama empat tahun di Arsenal, ia berkompetisi dengan kiper lain untuk posisi utama, namun tetap dianggap sebagai opsi andalan.

Pindah ke Italia, Manninger sempat dipinjamkan ke Fiorentina pada musim 2000/2001 sebelum bergabung dengan Juventus pada 2008. Di Juventus, ia berperan sebagai pelapis bagi Gianluigi Buffon, menambah kedalaman lini belakang dan berkontribusi pada gelar Scudetto 2011/2012. Sebelum mengakhiri karier di Bundesliga bersama FC Augsburg pada 2016, ia juga sempat membela klub-klub seperti Torino, Bologna, serta kembali ke RB Salzburg di Austria. Pada akhir 2016, ia menandatangani kontrak dengan Liverpool sebagai kiper ketiga, sebelum pensiun pada akhir musim 2017/2018.

Di tingkat internasional, Manninger mengemban bendera Austria selama satu dekade, mulai 1999 hingga 2009, dengan total 33 penampilan. Ia pernah menjadi bagian dari skuad Austria di Euro 2008, memperkuat reputasinya sebagai penjaga gawang yang handal di kancah internasional.

📖 Baca juga:
Rizky Ridho Resmi Jadi Ayah: Kelahiran Ebrahim Khalif Nadirizky Membawa Kebahagiaan Baru bagi Sang Bintang Persija dan Timnas

Warisan Alex Manninger tidak hanya terletak pada trofi dan penampilan, melainkan pada dedikasinya yang konsisten, sikap profesional, serta kontribusinya dalam membimbing generasi muda. Kepergiannya menjadi kehilangan besar bagi komunitas sepak bola Austria dan klub-klub yang pernah ia bela. Seluruh dunia olahraga kini berdoa bagi keluarga yang ditinggalkan, berharap mereka menemukan ketenangan di tengah duka yang mendalam.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *