Bedah Berita – Berita Terkini dan Terpercaya Indonesia – 20 Juli 2026 | Gerard Piqué, mantan bek Spanyol dan juara Piala Dunia 2010, telah meninggalkan dunia sepakbola profesional. Namun, pengaruhnya masih terasa kuat dalam industri olahraga tersebut. Piqué telah mengungkapkan bahwa ia akan senang jika Argentina mengalahkan Spanyol dalam pertandingan final Piala Dunia.
Menurut Piqué, pertandingan tersebut merupakan “final yang tidak digelar di Qatar” dan akan menjadi salah satu final terbaik dalam sejarah Piala Dunia. Ia juga memuji performa Lionel Messi, yang berusia 39 tahun, sebagai “yang paling cerdas” dan memiliki “bakat alaminya” yang memungkinkannya menemukan posisi-posisi berbahaya di dekat kotak penalti.
Piqué juga memperingatkan timnas Spanyol tentang “kontak fisik” yang menjadi keahlian tim-tim Amerika Selatan. Ia berpendapat bahwa kunci kemenangan terletak pada “keberanian, tekanan tinggi, dan penguasaan bola,” serta memperingatkan bahwa memberikan ruang kepada Argentina di dekat kotak penalti akan sangat berbahaya.
Selain itu, Piqué juga telah terlibat dalam bisnis properti. Ia telah menjual rumahnya di Esplugues de Llobregat, sebuah kawasan eksklusif di pinggiran Barcelona, Spanyol, kepada Lamine Yamal, pemain timnas Spanyol. Rumah tersebut memiliki enam kamar tidur, kamar mandi berlapis marmer, dan lapangan sepakbola pribadi.
Shakira, mantan kekasih Piqué, juga telah memiliki karier yang sukses di dunia musik. Ia telah merilis beberapa lagu untuk Piala Dunia, termasuk “Waka Waka (This Time for Africa)” dan “La La La”. Shakira juga telah terlibat dalam beberapa hubungan dengan selebriti lain, termasuk Antonio de la Rúa dan Lewis Hamilton.
Kesimpulan, Gerard Piqué dan Shakira telah meninggalkan jejak yang signifikan dalam dunia sepakbola dan musik. Mereka telah menunjukkan bahwa dengan kerja keras dan dedikasi, seseorang dapat mencapai kesuksesan dan menjadi inspirasi bagi orang lain.











