Bedah Berita – Berita Terkini dan Terpercaya Indonesia – 29 April 2026 | Putaran ke-34 Serie A 2025-2026 menyajikan dua pertandingan yang menggegerkan dunia sepak bola Italia. Di satu sisi, Cagliari berhasil menumpas Atalanta dengan skor 3-2, sementara di sisi lain Lazio berakhir imbang 3-3 melawan Udinese. Kedua laga tersebut memberi gambaran jelas tentang kondisi formasi masing-masing tim menjelang sisa kompetisi, terutama menyoroti persaingan ketat antara Atalanta dan Lazio dalam perebutan tempat masuk kompetisi Eropa.
Berawal dari pertandingan Cagliari melawan Atalanta, gol pembuka muncul dalam 17 detik pertama ketika Mendy, yang baru saja menjadi starter, menanduk bola dengan sundulan ke sudut gawang setelah umpan silang dari Adopo. Hanya delapan menit kemudian, Mendy kembali mencetak gol ke-2, mengukir rekor pribadi di usia 16 tahun. Atalanta berusaha bangkit dan pada menit ke-40, Scamacca menyeimbangkan kedudukan lewat tendangan keras dari luar kotak penalti. Lima menit kemudian, ia menambah satu gol lagi lewat aksi solo setelah menerima umpan silang dari Scavini, menjadikan skor 2-2 menjelang jeda.
Setelah istirahat, Atalanta masih berupaya mencuri poin, namun perubahan pemain antara Mendy dan Borrelli justru membuka peluang bagi Cagliari. Pada menit ke-47, Folorunsho menembak, Carnesecchi menangkis, namun bola berakhir di kaki Borrelli yang menambah gol ketiga Cagliari. Meskipun Atalanta menekan, termasuk peluang Raspadori di menit ke-52, skor tetap 3-2 hingga peluit akhir.
Di Olimpic Stadio di Roma, Lazio menanti Udinese dalam laga yang dijuluki “pertandingan paling spektakuler tahun ini”. Udinese memimpin lewat gol pertama pada menit ke-18 melalui Ehizibue. Namun, Lazio membalas pada menit ke-50 ketika Pellegrini, setelah dua tahun absen mencetak gol, menanduk bola ke gawang. Usaha Udinese kembali menghasilkan gol pada menit ke-73 lewat Isaksen, namun tiga menit kemudian Pedro menegaskan kedudukan 2-2 untuk Lazio.
Udinese tidak tinggal diam. Pada menit ke-86, Atta memanfaatkan bola rebound dari Motta untuk menyamakan kedudukan 3-3. Meskipun Lazio sempat kembali unggul lewat gol Daniele Maldini pada menit ke-93, serangan terakhir Udinese berhasil memperbaiki skor menjadi 3-3 pada menit ke-95 setelah kekacauan di area penalti.
Pasca pertandingan, penyerang belgia Lazio, Tijjani Noslin, memberikan penilaian terhadap performa timnya. Ia mengakui bahwa usaha keras melawan Atalanta pada laga sebelumnya menguras energi, namun ia puas dengan poin yang diraih melawan Udinese. Noslin juga memuji rekan setimnya, Pedro, yang mencetak gol penting dan dianggapnya sebagai “legenda”.
Di sisi lain, pelatih Atalanta Gian Piero Palladino mengungkapkan kekecewaan atas kekalahan timnya. Menurutnya, tim mengalami penurunan moral setelah kekalahan melawan Lazio di pertemuan sebelumnya, yang berimbas pada performa melawan Cagliari. Palladino menekankan pentingnya perbaikan taktik dan semangat juang menjelang pertandingan melawan Lazio yang akan datang.
Berikut rangkuman hasil akhir pertandingan putaran ke-34:
| Tim | Laga | Skor |
|---|---|---|
| Cagliari | vs Atalanta | 3-2 |
| Lazio | vs Udinese | 3-3 |
Dengan empat pertandingan tersisa, posisi klasemen Serie A semakin menegang. Inter masih memimpin dengan selisih 10 poin dari Napoli, sementara Milan berada di posisi ketiga. Juventus menempati posisi keempat dengan selisih tiga poin dari Como, dan Roma bersaing untuk tempat Champions League. Atalanta, yang kini berada di zona tengah klasemen, harus mengumpulkan poin maksimal melawan Lazio untuk tetap menjaga harapan masuk kompetisi Eropa. Lazio, di sisi lain, berusaha mempertahankan poin demi menutup jarak dengan Juventus dan meraih posisi yang lebih menguntungkan.
Kedua tim kini menatap laga krusial melawan satu sama lain. Bagi Atalanta, kemenangan atas Lazio dapat mengembalikan kepercayaan diri dan menambah peluang masuk Eropa. Bagi Lazio, poin tambahan dapat memperkuat posisi mereka di papan atas dan mengurangi tekanan pada pertandingan-pertandingan akhir. Pertarungan antara Atalanta vs Lazio diprediksi akan menjadi salah satu duel paling menegangkan menjelang akhir musim.











