Pendidikan

Pemerintah Kota Tanjungpinang Usulkan Formasi CPNS untuk Guru dan Tenaga Kesehatan

×

Pemerintah Kota Tanjungpinang Usulkan Formasi CPNS untuk Guru dan Tenaga Kesehatan

Share this article
Pemerintah Kota Tanjungpinang Usulkan Formasi CPNS untuk Guru dan Tenaga Kesehatan
Pemerintah Kota Tanjungpinang Usulkan Formasi CPNS untuk Guru dan Tenaga Kesehatan

Bedah Berita – Berita Terkini dan Terpercaya Indonesia – 28 Juni 2026 | Pemerintah Kota Tanjungpinang, Kepulauan Riau, mengusulkan formasi calon pegawai negeri sipil (CPNS) untuk guru dan tenaga kesehatan kepada Badan Kepegawaian Negara (BKN). Langkah ini dilakukan menyusul lebih dari 100 guru memasuki masa pensiun tahun ini.

Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Tanjungpinang Zulhidayat mengatakan bahwa penambahan pegawai hanya dilakukan untuk menggantikan ASN yang pensiun serta disesuaikan dengan kemampuan keuangan daerah. "Jumlah formasi CPNS yang diusulkan relatif terbatas. Sekarang kami masih menunggu keputusan dari BKN terkait kebutuhan yang telah diajukan," ujarnya.

📖 Baca juga:
SIM Keliling Surabaya 14-18 April 2026: Jadwal Lengkap, Lokasi, dan Persyaratan Perpanjangan

Kebutuhan guru menjadi prioritas karena banyak tenaga pendidik di jenjang sekolah dasar (SD) dan sekolah menengah pertama (SMP) memasuki masa pensiun sepanjang tahun ini. Formasi yang diusulkan mencakup kebutuhan guru pada kedua jenjang tersebut.

Selain formasi guru, Pemerintah Kota Tanjungpinang juga mengusulkan kebutuhan CPNS untuk tenaga kesehatan dan sejumlah jabatan teknis yang dinilai mendesak, seperti penilai aset guna mendukung penyelenggaraan pemerintahan.

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa memaparkan pengalaman Pemerintah Provinsi Jawa Timur dalam membangun transformasi pendidikan dan mendorong inovasi daerah di hadapan ratusan peserta Pelatihan Dasar (Latsar) Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) Angkatan LVI, LVII, LVIII, dan LIX Tahun 2026 di Pusat Pembelajaran dan Strategi Kebijakan Manajemen Pemerintahan (Pusjar SKMP) Lembaga Administrasi Negara (LAN) RI, Makassar.

📖 Baca juga:
Gempa Bumi dan Cuaca Ekstrem: Mengenal Fenomena Alam di Indonesia

Dalam kegiatan yang diikuti 163 peserta, mayoritas merupakan dosen muda dari berbagai perguruan tinggi di Makassar, Gubernur Khofifah hadir sebagai pemateri untuk menyampaikan materi mengenai transformasi pendidikan, inovasi pemerintahan, serta peran strategis ASN dalam mewujudkan Indonesia Maju dan Indonesia Emas 2045.

Khofifah menegaskan bahwa pembangunan sumber daya manusia harus menjadi prioritas utama dalam pembangunan daerah. Menurutnya, transformasi pendidikan tidak hanya berorientasi pada peningkatan kualitas sekolah, tetapi lebih jauh membangun manusia yang unggul, adaptif, dan mampu menjawab tantangan zaman.

Di hadapan para calon ASN tersebut, Khofifah menekankan bahwa aparatur sipil negara memiliki peran strategis sebagai motor perubahan, bukan hanya pelaksana kebijakan pemerintahan. "ASN bukan sekadar pelaksana kebijakan, melainkan penggerak perubahan yang menentukan masa depan Indonesia. Pemimpin bukan diukur dari banyaknya program, tapi dari besarnya manfaat yang bisa dirasakan masyarakat," tegas Khofifah.

📖 Baca juga:
Cuaca di Indonesia: BMKG Prediksi El Nino dan Dampaknya

Khofifah menjelaskan bahwa cita-cita Indonesia Emas 2045 hanya dapat diwujudkan apabila seluruh daerah mampu meningkatkan kualitas sumber daya manusianya. Karena itu, pembangunan daerah harus menjadi fondasi utama menuju kemajuan nasional.

Khofifah menegaskan, daerah bukan sekadar objek pembangunan, melainkan subjek pembangunan yang memiliki peran besar dalam menentukan keberhasilan bangsa. Ia menyebut, pendidikan merupakan instrumen paling efektif untuk memutus rantai kemiskinan sekaligus menjadi investasi terbesar dalam menyiapkan generasi masa depan.

Kesimpulan, Pemerintah Kota Tanjungpinang mengusulkan formasi CPNS untuk guru dan tenaga kesehatan, serta mendorong transformasi pendidikan dan inovasi daerah untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia dan mewujudkan Indonesia Maju dan Indonesia Emas 2045.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *