Pendidikan

Kemdiktsaintek Gandeng AS, Guru Tamu dari Amerika Bisa Mengajar di Sekolah Garuda

×

Kemdiktsaintek Gandeng AS, Guru Tamu dari Amerika Bisa Mengajar di Sekolah Garuda

Share this article
Kemdiktsaintek Gandeng AS, Guru Tamu dari Amerika Bisa Mengajar di Sekolah Garuda
Kemdiktsaintek Gandeng AS, Guru Tamu dari Amerika Bisa Mengajar di Sekolah Garuda

Bedah Berita – Berita Terkini dan Terpercaya Indonesia – 29 Mei 2026 | Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemdiktsaintek) memperkuat kolaborasi pendidikan dan pengembangan STEM dengan Amerika Serikat (AS), termasuk terbuka untuk menerima guru-guru dari sana mengajar di Sekolah Garuda.

Wakil Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Wamendiktsaintek) Stella Christie dan delegasi Kedutaan Besar AS melakukan pertemuan di Jakarta pada Selasa (26/5/2026). Dalam kesempatan itu Wamendiktsaintek Stella memaparkan tentang program Sekolah Garuda Transformasi yang berhasil membuat peningkatan jumlah siswa Indonesia yang diterima di perguruan tinggi terbaik dunia, termasuk di Negeri Paman Sam.

📖 Baca juga:
Dunia Pendidikan: Dosen, Jabatan Fungsional, dan Kasus Pelecehan

“Kami senang menyampaikan bahwa jumlah penerimaan meningkat sangat besar. Untuk 12 Sekolah Garuda tersebut terjadi peningkatan sebesar 150 persen pada jumlah siswa yang diterima di 100 universitas terbaik dunia,” ungkap Stella.

Terlebih lagi, Wamendiktsaintek membuka peluang bagi guru tamu atau lulusan terbaik dari perguruan tinggi Amerika Serikat untuk mengajar di Sekolah Garuda. Begitu juga kesempatan untuk pertukaran siswa dan kunjungan studi internasional.

📖 Baca juga:
Eks Bos Google Bongkar: Investasi GoTo Tak Ada Hubungannya dengan Kemendikbudristek

“Kami sangat terbuka untuk memikirkan bersama model program seperti TeachUSA yang dapat dikembangkan khusus untuk Sekolah Garuda serta akan ada empat sekolah garuda baru dan sekolah garuda transformasi lainnya yang juga sangat terbuka menerima guru-guru tersebut,” kata Stella.

Kedubes AS di Jakarta mengapresiasi program Sekolah Garuda. Kuasa Usaha Ad Interim Kedubes AS, Petter M. Haymond, menyampaikan dukungan perihal berbagai upaya Indonesia dalam perluasan akses pendidikan unggul ke seluruh wilayah guna mencetak talenta terbaik nasional secara merata.

📖 Baca juga:
6 Jalur Khusus untuk Masuk PTN Jika Tak Lolos SNBT 2025

Pihak Indonesia maupun AS menyoroti perlunya penyesuaian jadwal seleksi Beasiswa Garuda dengan batas waktu penerimaan perguruan tinggi di Amerika. Sinkronisasi ini penting supaya mahasiswa Indonesia tidak kehilangan kesempatan melanjutkan studi ke universitas tujuan akibat keterlambatan kepastian pendanaan.

Sebagai kesimpulan, kolaborasi antara Kemdiktsaintek dan Amerika Serikat ini membuka peluang besar bagi pendidikan di Indonesia, terutama dalam hal pengembangan STEM dan akses ke pendidikan tinggi berkualitas. Dengan adanya kesempatan bagi guru tamu dari Amerika Serikat untuk mengajar di Sekolah Garuda, diharapkan dapat meningkatkan kualitas pendidikan di Indonesia dan mempersiapkan siswa untuk bersaing di kancah global.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *